Microsoft Melarang Karyawannya Pakai DeepSeek
Minggu, 11 Mei 2025 - 08:57 WIB
Model DeepSeek R1 yang bersifat open-source masih tersedia untuk digunakan dan ditawarkan melalui platform Microsoft Azure setelah pengujian yang ketat.
Sayangnya, karena DeepSeek dikembangkan di China, banyak pihak, termasuk pemerintah dan entitas swasta, telah memblokir penggunaan aplikasi AI tersebut karena kekhawatiran tentang data pengguna yang disimpan di negara tersebut.
Itulah alasan yang dikemukakan oleh Presiden Microsoft Brad Smith.
Ia mengatakan bahwa di antara alasan dikeluarkannya arahan tersebut kepada karyawan mereka adalah kekhawatiran bahwa data yang disimpan di China dan juga jawaban yang diberikan oleh perangkat lunak AI DeepSeek dapat dipengaruhi oleh "propaganda" pemerintah negara tersebut.
Hal ini pula yang menjadi alasan mengapa aplikasi chatbot DeepSeek yang dirilis hingga saat ini belum ditawarkan melalui toko digital Microsoft Store.
Sayangnya, karena DeepSeek dikembangkan di China, banyak pihak, termasuk pemerintah dan entitas swasta, telah memblokir penggunaan aplikasi AI tersebut karena kekhawatiran tentang data pengguna yang disimpan di negara tersebut.
Itulah alasan yang dikemukakan oleh Presiden Microsoft Brad Smith.
Ia mengatakan bahwa di antara alasan dikeluarkannya arahan tersebut kepada karyawan mereka adalah kekhawatiran bahwa data yang disimpan di China dan juga jawaban yang diberikan oleh perangkat lunak AI DeepSeek dapat dipengaruhi oleh "propaganda" pemerintah negara tersebut.
Hal ini pula yang menjadi alasan mengapa aplikasi chatbot DeepSeek yang dirilis hingga saat ini belum ditawarkan melalui toko digital Microsoft Store.
Lihat Juga :