Bye-bye China! Demi Hindari Petaka Tarif Trump, Apple Bikin iPhone di India dan iPad di Vietnam

Sabtu, 03 Mei 2025 - 09:07 WIB
Pendapatan Apple untuk kuartal pertama tahun ini mencapai USD89,75 miliar dengan laba sebesar USD23,25 miliar, melampaui ekspektasi analis.

Permintaan iPhone yang tinggi selama periode ini mungkin didorong oleh pembeli AS yang bergegas melakukan pembelian sebelum tarif baru diberlakukan.

Setelah presiden Trump mengumumkan rencana untuk memberlakukan tarif timbal balik pada puluhan negara - yang sebagian besar ditangguhkan selama 90 hari - saham Apple anjlok sebesar 23%, menghapus valuasi sebesar USD727,5 miliar.

Meski harga saham Apple telah pulih sedikit, tetap 5% lebih rendah daripada sebelum pengumuman tarif.

Meningkatnya ketegangan antara Washington dan Beijing juga berdampak pada penjualan Apple di China, yang turun 2,3% antara Januari dan Maret.

“Kami memiliki rantai pasokan yang kompleks. Selalu ada risiko dalam rantai pasokan. Apa yang kami pelajari beberapa waktu lalu adalah bahwa memiliki semuanya di satu lokasi memiliki terlalu banyak risiko,” ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!