China Negara Pertama yang Rutin Menggunakan Reaktor Nuklir Thorium

Minggu, 20 April 2025 - 06:03 WIB
Keuntungan lain dari reaktor ini adalah tidak memerlukan pasokan air yang besar untuk sistem pendingin. Inilah sebabnya mengapa reaktor dibangun di Gurun Gobi untuk membuktikan bahwa itu bukan sekadar teori.

Uranium-233 memiliki waktu paruh hanya 500 tahun dibandingkan dengan Uranium-235 yang mencapai 10.000 tahun.

Plutonium-239 juga tidak diproduksi sehingga tidak ada masalah apakah ia nantinya akan digunakan untuk memproduksi senjata nuklir. Itulah mengapa dianggap lebih bersih daripada reaktor nuklir saat ini.

Prototipe reaktor yang dibangun di China hanya berukuran 3 x 2,5 meter dengan kapasitas menghasilkan energi 2 MW.

Jika semuanya berjalan lancar, versi yang lebih besar dengan output 100 MW akan dibangun di seluruh Tiongkok dan 30 negara lainnya di bawah inisiatif Satu Sabuk Satu Jalan (OBOR).

Selain membangun reaktor thorium, China juga secara bersamaan mengembangkan reaktor nuklir menggunakan teknologi tokamak dan juga memiliki ladang tenaga surya terbesar di dunia untuk memenuhi target pembangkitan listrik menggunakan teknologi yang lebih berkelanjutan.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!