China Negara Pertama yang Rutin Menggunakan Reaktor Nuklir Thorium

Minggu, 20 April 2025 - 06:03 WIB
loading...
China Negara Pertama...
Reaktor Nuklir Thorium. FOTO/ DAILY
A A A
BEIJING - China merupakan negara pertama yang berhasil mengoperasikan reaktor nuklir thorium secara terus-menerus.

BACA JUGA - Stasiun Luar Angkasa Internasional Rusak Terkena Puing Luar Angkasa

China telah memulai penelitian reaktor nuklir thorium yang lebih aman, dengan satu reaktor beroperasi di Gurun Gobi sejak Juni 2024.

Para ilmuwan dari Akademi Ilmu Pengetahuan China telah berhasil menambahkan bahan bakar ke reaktor thorium tanpa mengganggu operasi, menempatkan China di garis depan penggunaan sumber energi ini.

Reaktor thorium tidak memerlukan pasokan air dalam jumlah besar untuk sistem pendingin dan dianggap lebih bersih daripada reaktor nuklir saat ini karena tidak menghasilkan plutonium-239.

Meskipun daya listrik tinggi dapat dihasilkan dengan bahan bakar dalam jumlah sedikit, ada risiko radiasi dan bahan bakar yang kemudian membutuhkan waktu puluhan ribu tahun untuk hilang.

Oleh karena itu, Tiongkok telah memulai penelitian reaktor nuklir thorium yang lebih aman, dengan satu reaktor beroperasi di Gurun Gobi sejak Juni 2024.

Para ilmuwan dari Akademi Ilmu Pengetahuan China mengumumkan keberhasilan menambahkan bahan bakar ke reaktor thorium tanpa gangguan operasi.

Ini adalah pertama kalinya hal ini berhasil dilakukan, menempatkan China di garis depan dalam penggunaan sumber energi ini, menurut laporan SCMP.

Bahan bakar thorium-232 dalam bentuk garam cair menggantikan bahan bakar uranium. Ketika dibombardir dengan neutron pada suhu 600 derajat Celsius, ia akan berubah menjadi isotop uranium-233 yang kemudian mengalami proses fisi nuklir.

Panas yang dihasilkan mengubah air menjadi uap yang menggerakkan generator listrik. Torium juga terdapat lima kali lebih melimpah di bumi daripada plutonium.

Keuntungan lain dari reaktor ini adalah tidak memerlukan pasokan air yang besar untuk sistem pendingin. Inilah sebabnya mengapa reaktor dibangun di Gurun Gobi untuk membuktikan bahwa itu bukan sekadar teori.

Uranium-233 memiliki waktu paruh hanya 500 tahun dibandingkan dengan Uranium-235 yang mencapai 10.000 tahun.

Plutonium-239 juga tidak diproduksi sehingga tidak ada masalah apakah ia nantinya akan digunakan untuk memproduksi senjata nuklir. Itulah mengapa dianggap lebih bersih daripada reaktor nuklir saat ini.
Prototipe reaktor yang dibangun di China hanya berukuran 3 x 2,5 meter dengan kapasitas menghasilkan energi 2 MW.

Jika semuanya berjalan lancar, versi yang lebih besar dengan output 100 MW akan dibangun di seluruh Tiongkok dan 30 negara lainnya di bawah inisiatif Satu Sabuk Satu Jalan (OBOR).

Selain membangun reaktor thorium, China juga secara bersamaan mengembangkan reaktor nuklir menggunakan teknologi tokamak dan juga memiliki ladang tenaga surya terbesar di dunia untuk memenuhi target pembangkitan listrik menggunakan teknologi yang lebih berkelanjutan.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Rekomendasi
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa Selama Periode Libur Sekolah 2026
Berita Terkini
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Kekayaan Laut Indonesia...
Kekayaan Laut Indonesia Diminta Dikelola dengan Inovasi Sains
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved