Kapitalisasi Pasar Apple Rontok USD640 miliar dalam 3 Hari Akibat Tarif Trump
Selasa, 08 April 2025 - 10:01 WIB
Aksi jual yang berkelanjutan ini menyebabkan penurunan nilai saham Apple selama tiga hari mencapai 19%. Dampaknya, kapitalisasi pasar Apple hilang sebesar USD638 miliar (sekitar Rp10.208 triliun) hanya dalam 3 hari. Ini yang terbesar di dalam sejarah.
Meskipun Apple juga memiliki fasilitas produksi di India, Vietnam, dan Thailand, negara-negara tersebut juga menghadapi peningkatan tarif sebagai bagian dari rencana luas pemerintahan Trump.
Di antara perusahaan-perusahaan teknologi dengan kapitalisasi pasar terbesar (megacap), Apple mengalami periode terberat. Pada hari Senin, hanya saham Apple, Microsoft (MSFT.O), dan Tesla (TSLA.O) yang mengalami penurunan di antara kelompok tujuh perusahaan teknologi raksasa tersebut.
Indeks Nasdaq Composite (IXIC) hanya mencatatkan kenaikan tipis pada hari Senin setelah mengalami penurunan tajam sebesar 10% pada minggu sebelumnya, kinerja mingguan terburuknya dalam lebih dari lima tahun.
Apple Paling Rentan Karena Bergantung ke China
Para analis berpendapat bahwa Apple merupakan salah satu perusahaan yang paling rentan terhadap perang dagang. Hal ini disebabkan oleh ketergantungannya yang besar pada China, yang saat ini menghadapi tarif impor sebesar 54%.Meskipun Apple juga memiliki fasilitas produksi di India, Vietnam, dan Thailand, negara-negara tersebut juga menghadapi peningkatan tarif sebagai bagian dari rencana luas pemerintahan Trump.
Di antara perusahaan-perusahaan teknologi dengan kapitalisasi pasar terbesar (megacap), Apple mengalami periode terberat. Pada hari Senin, hanya saham Apple, Microsoft (MSFT.O), dan Tesla (TSLA.O) yang mengalami penurunan di antara kelompok tujuh perusahaan teknologi raksasa tersebut.
Indeks Nasdaq Composite (IXIC) hanya mencatatkan kenaikan tipis pada hari Senin setelah mengalami penurunan tajam sebesar 10% pada minggu sebelumnya, kinerja mingguan terburuknya dalam lebih dari lima tahun.
Lihat Juga :