Makam Firaun Misterius Ditemukan setelah 3.600 Tahun

Minggu, 30 Maret 2025 - 23:27 WIB
Satu set pita emas hieroglif yang kemungkinan bertuliskan nama raja (yang identitasnya masih menjadi misteri) dan satu lagi bertuliskan dewi Isis dan Nephthys.

Meskipun identitas firaun tersebut belum terpecahkan, diyakini ia memerintah dari Periode Menengah Kedua (1640 SM hingga 1540 SM), pada saat wilayah tersebut menghadapi ketidakstabilan politik di Mesir kuno yang terpecah-pecah.

Ini termasuk Dinasti Abydos - yang juga dikenal sebagai "dinasti yang hilang" - di mana serangkaian raja memerintah Mesir Hulu antara tahun 1700 SM dan 1600 SM, dan para ahli memperkirakan makam tersebut bisa jadi merupakan makam terbesar dan paling awal dari dinasti ini.

Namun Mohamed Abdel Badie, kepala Sektor Purbakala Mesir, mencatat bahwa makam ini jauh lebih besar dibandingkan dengan makam lain yang diyakini berasal dari Dinasti Abydos.

Pada tahun 2014, makam penguasa Dinasti Abydos lainnya bernama Seneb-Kay ditemukan, dan para ahli memperkirakan makam baru ini kemungkinan merupakan pendahulu Seneb-Kay.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!