Gunakan Teleskop James Webb, NASA Tangkap Keajaiban Tuhan
Minggu, 30 Maret 2025 - 12:39 WIB
Meskipun berhasil mendeteksi aurora di Jupiter, Saturnus, dan Uranus, para astronom telah lama berjuang untuk mengambil gambar dan mengonfirmasi aurora di Neptunus. Hal itu tetap menjadi mata rantai yang hilang dalam teka-teki pendeteksian aurora di planet-planet raksasa di tata surya kita.
Ternyata, pencitraan aktivitas aurora di Neptunus hanya mungkin dilakukan dengan sensitivitas inframerah dekat Webb,” kata Henrik Melin dari Universitas Northumbria. Melin adalah penulis utama studi ini dan melakukan penelitian tersebut saat berada di Universitas Leicester.
“Sungguh menakjubkan tidak hanya melihat aurora, tetapi detail dan kejelasan tanda-tandanya benar-benar mengejutkan saya.”
Citra warna Neptunus yang disempurnakan dari Teleskop Luar Angkasa Hubble NASA (kiri) dan citra di sebelah kanan digabungkan dengan data dari Teleskop Luar Angkasa James Webb NASA NASA, ESA, CSA, STScI, Heidi Hammel (AURA), Henrik Melin (Universitas Northumbria), Leigh Fletcher (Universitas Leicester), Stefanie Milam (NASA-GSFC)
Pada bulan Juni 2023, data dikumpulkan menggunakan Spektrograf Inframerah Dekat Webb. Di samping gambar Neptunus, para astronom memperoleh spektrum untuk mempelajari atmosfer bagian atas planet tersebut (dikenal sebagai ionosfer), dengan fokus pada komposisi dan suhunya.
Mereka menemukan penemuan yang luar biasa — untuk pertama kalinya, para ahli mengamati garis emisi kuat yang menandakan keberadaan molekul trihidrogen yang terbentuk selama aurora. Gambar dari Webb di Neptunus menunjukkan aurora yang bersinar sebagai bercak-bercak biru kehijauan.
Ternyata, pencitraan aktivitas aurora di Neptunus hanya mungkin dilakukan dengan sensitivitas inframerah dekat Webb,” kata Henrik Melin dari Universitas Northumbria. Melin adalah penulis utama studi ini dan melakukan penelitian tersebut saat berada di Universitas Leicester.
“Sungguh menakjubkan tidak hanya melihat aurora, tetapi detail dan kejelasan tanda-tandanya benar-benar mengejutkan saya.”
Citra warna Neptunus yang disempurnakan dari Teleskop Luar Angkasa Hubble NASA (kiri) dan citra di sebelah kanan digabungkan dengan data dari Teleskop Luar Angkasa James Webb NASA NASA, ESA, CSA, STScI, Heidi Hammel (AURA), Henrik Melin (Universitas Northumbria), Leigh Fletcher (Universitas Leicester), Stefanie Milam (NASA-GSFC)
Pada bulan Juni 2023, data dikumpulkan menggunakan Spektrograf Inframerah Dekat Webb. Di samping gambar Neptunus, para astronom memperoleh spektrum untuk mempelajari atmosfer bagian atas planet tersebut (dikenal sebagai ionosfer), dengan fokus pada komposisi dan suhunya.
Mereka menemukan penemuan yang luar biasa — untuk pertama kalinya, para ahli mengamati garis emisi kuat yang menandakan keberadaan molekul trihidrogen yang terbentuk selama aurora. Gambar dari Webb di Neptunus menunjukkan aurora yang bersinar sebagai bercak-bercak biru kehijauan.
Lihat Juga :