NASA Kurangi Risiko Ancaman Asteroid Berbahaya Menjadi 0,28 Persen
Minggu, 23 Februari 2025 - 17:50 WIB
Asteroid 2024 YR4 diperkirakan berukuran sekitar 40 hingga 90 meter dan pertama kali dilaporkan oleh Asteroid Terrestrial Impact Late Warning System (ATLAS) di Chili pada 27 Januari 2024.
Kerusakan yang disebabkan oleh dampak asteroid sangat bergantung pada ukuran dan komposisinya. Jika memasuki atmosfer di atas lautan, ledakan udara merupakan skenario yang mungkin dan tidak terduga yang dapat menyebabkan tsunami besar.
Tim pertahanan planet NASA akan terus memantau asteroid untuk meningkatkan prediksi lintasan asteroid, kata NASA, seperti dilansir Xinhua.
Dengan data baru ini, kemungkinan terjadinya tabrakan dengan bulan meningkat sedikit menjadi satu persen, menurut NASA.
Asteroid 2024 YR4 diperkirakan berukuran sekitar 40 hingga 90 meter. Hal ini pertama kali dilaporkan oleh Sistem Peringatan Dampak Terlambat Asteroid Terestrial (ATLAS) yang didanai NASA di Chili pada tanggal 27 Januari 2024.
Kerusakan yang disebabkan oleh dampak asteroid sangat bergantung pada ukuran dan komposisinya. Jika memasuki atmosfer di atas lautan, ledakan udara merupakan skenario yang mungkin dan tidak terduga yang dapat menyebabkan tsunami besar.
Tim pertahanan planet NASA akan terus memantau asteroid untuk meningkatkan prediksi lintasan asteroid, kata NASA, seperti dilansir Xinhua.
Dengan data baru ini, kemungkinan terjadinya tabrakan dengan bulan meningkat sedikit menjadi satu persen, menurut NASA.
Asteroid 2024 YR4 diperkirakan berukuran sekitar 40 hingga 90 meter. Hal ini pertama kali dilaporkan oleh Sistem Peringatan Dampak Terlambat Asteroid Terestrial (ATLAS) yang didanai NASA di Chili pada tanggal 27 Januari 2024.
Lihat Juga :