India Larang Pegawai Pemerintah Gunakan AI DeepSeek dan ChatGPT
Kamis, 13 Februari 2025 - 06:50 WIB
"Telah ditetapkan bahwa perangkat AI dan aplikasi AI (seperti ChatGPT, DeepSeek, dan lainnya) di komputer dan perangkat kantor menimbulkan risiko terhadap kerahasiaan data dan dokumen pemerintah," ujar penasihat Kementerian Keuangan India, dikutip dari Reuters.
Larangan ini tampaknya hanya berlaku untuk perangkat yang digunakan dalam pekerjaan resmi di kementerian. Namun, belum ada kejelasan apakah aturan serupa akan diterapkan di kementerian lainnya.
Menariknya, keputusan ini muncul di tengah kunjungan CEO OpenAI, Sam Altman, ke India. Hal ini semakin menyoroti dinamika global dalam regulasi AI, di mana pemerintah berupaya menyeimbangkan manfaat teknologi dengan keamanan data.
Bagaimana kebijakan ini akan berdampak pada adopsi AI di sektor pemerintahan India masih menjadi pertanyaan besar. Namun, langkah ini menunjukkan bahwa perlindungan data tetap menjadi prioritas utama bagi pemerintah di era digital ini.
Larangan ini tampaknya hanya berlaku untuk perangkat yang digunakan dalam pekerjaan resmi di kementerian. Namun, belum ada kejelasan apakah aturan serupa akan diterapkan di kementerian lainnya.
Menariknya, keputusan ini muncul di tengah kunjungan CEO OpenAI, Sam Altman, ke India. Hal ini semakin menyoroti dinamika global dalam regulasi AI, di mana pemerintah berupaya menyeimbangkan manfaat teknologi dengan keamanan data.
Bagaimana kebijakan ini akan berdampak pada adopsi AI di sektor pemerintahan India masih menjadi pertanyaan besar. Namun, langkah ini menunjukkan bahwa perlindungan data tetap menjadi prioritas utama bagi pemerintah di era digital ini.
(wbs)
Lihat Juga :