Kontroversi Elon Musk Bikin Pengguna Tesla Menyesal? Ini Faktanya!

Rabu, 12 Februari 2025 - 18:45 WIB
Sejak mengambil alih Twitter, Elon Musk semakin aktif menyuarakan pandangan politiknya, yang seringkali menimbulkan kontroversi. Perdebatan dengan Presiden Joe Biden, pernyataan anti-transgender, dan kritiknya terhadap Partai Demokrat sebagai "partai perpecahan dan kebencian" adalah beberapa contoh yang memperburuk citra Musk di mata publik.

Tak hanya itu, ancaman tuntutan hukum terhadap Anti-Defamation League (ADL) setelah organisasi tersebut mendokumentasikan peningkatan ujaran kebencian di platform X sejak Musk mengambil alih, semakin memperdalam kekecewaan publik.

Penunjukan Elon Musk sebagai sekutu oleh figur kontroversial juga menjadi pemicu penyesalan bagi pemilik Tesla, terutama terkait isu kemanusiaan di Gaza, hak-hak transgender, dan deportasi imigran ilegal.

Survei dan Keluhan Konsumen

Survei Bloomberg awal tahun ini terhadap lebih dari 5.000 pemilik Tesla Model 3 mengungkapkan bahwa banyak dari mereka merasa tidak nyaman dengan kehadiran Musk di dunia maya dan pandangan kontroversialnya.

Beberapa pemilik Tesla bahkan menyatakan telah meninggalkan merek tersebut akibat tindakan Musk, sementara yang lain menarik diri dari Tesla karena pandangan politiknya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!