Belanda Larang DeepSeek Digunakan, Ini Alasannya

Jum'at, 07 Februari 2025 - 18:54 WIB
Model terbaru DeepSeek dirilis ke publik pada akhir Januari, menyebabkan harga saham teknologi AS anjlok.

Perusahaan tersebut mengklaim chatbotnya, yang bersaing dengan platform utama seperti ChatGPT dari OpenAI, dilatih dengan biaya yang jauh lebih rendah daripada model sebelumnya dan menggunakan chip semikonduktor yang kurang canggih.

DeepSeek juga mengatakan produknya menggunakan lebih sedikit memori dan energi daripada pesaingnya, membuatnya lebih murah untuk dioperasikan.

Tak lama setelah chatbot China tersebut dirilis, ia menjadi aplikasi gratis yang paling banyak diunduh di App Store Apple - sebuah kejadian langka untuk sebuah aplikasi dari China.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!