Diusik Lagi, TikTok Siapkan Startegi Baru untuk Merayu AS

Senin, 20 Januari 2025 - 11:28 WIB
Gedung Putih mengatakan aplikasi media sosial China itu dapat terus tersedia di AS, tetapi di bawah kepemilikan Amerika untuk mengatasi masalah keamanan nasional.

Presiden terpilih Donald Trump telah menunjukkan simpati terhadap TikTok, kembali ke Gedung Putih pada hari Senin untuk memulai masa jabatan keduanya, sehari setelah batas waktu ByteDance untuk melepaskan kepemilikan.

Trump mendesak Mahkamah Agung untuk menunda keputusan guna memberi ruang bagi negosiasi.

CEO TikTok Shou Zi Chew diperkirakan akan menghadiri pelantikan Trump.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!