Ahli Teknologi Tegaskan AI Bantu Pekerjaan Bukan Menghilangkan Pekerja

Senin, 13 Januari 2025 - 08:56 WIB
“Pasti akan ada dampak pada lapangan pekerjaan, baik positif maupun negatif. Dampak positifnya adalah mengambil alih pekerjaan yang tidak diinginkan orang dan memberi kita hidup yang lebih panjang dan lebih sehat. Ini akan mencegah kecelakaan lalu lintas dan mengurangi penderitaan manusia, tetapi dampak barunya adalah kita tidak perlu melakukan pekerjaan yang tidak kita inginkan.” tegas Gary seperti dilansir situs resmi CES.

"Keterampilan baru dibutuhkan untuk menciptakan lapangan kerja baru," katanya.

“Misalnya, dalam industri otomotif saat kita beralih ke kendaraan self-driving yang merupakan bagian dari AI generatif, akan ada pekerjaan untuk menciptakan lingkungan dan kendaraan baru. Ini akan menciptakan kendaraan self-driving yang dapat dibeli atau disewa, yang menyediakan hiburan atau pendidikan, tergantung kebutuhan.

"Model bisnis baru akan muncul, termasuk layanan pembersihan mobil. Pasar penyewaan mobil juga akan berubah. Ini hal yang baik karena berbagai pekerjaan akan muncul,''

"Manusia akan memiliki lebih banyak waktu luang dan kita akan menemukan cara baru untuk mengisinya. Saya percaya manusia memiliki kebutuhan dasar untuk menjadi produktif dan membantu."

Awal minggu ini, Sam Altman, pimpinan OpenAI, yang mengembangkan ChatGPT, menyatakan keyakinannya bahwa perusahaannya sudah mampu menciptakan apa yang disebut kecerdasan umum buatan, yaitu tingkat AI tingkat lanjut yang mampu mengungguli manusia dalam berbagai bentuk bekerja.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!