Wahai Warga Bumi, Polusi Ozon Sudah Naik Selama 20 Tahun Terakhir
Rabu, 02 September 2020 - 09:01 WIB
Para peneliti fokus pada ozon di Belahan Bumi Utara karena wilayah tersebut mencakup persentase besar manusia yang dipengaruhi oleh kualitas udara. "Karena merupakan gas rumah kaca, ozon juga berdampak langsung pada iklim," kata Gaudel.
Dia menjelaskan, studi ozon sebelumnya berjuang untuk sepenuhnya memahami tren di Belahan Bumi Utara. Ini dikarenakan kurangnya stasiun pemantauan dan data satelit yang bertentangan.
"Kami menemukan selama upaya internasional sebelumnya yang disebut Laporan Penilaian Ozon Troposfer bahwa pengukuran satelit tidak menyetujui tanda perubahan ozon troposfer, kami tidak dapat mengatakan apakah ozon meningkat atau menurun dalam skala global selama 10 tahun terakhir. Itu mengkhawatirkan, mengingat dampak ozon terhadap iklim, kesehatan, dan vegetasi," kata Gaudel khawatir kepada Space.com.
Untuk menghindari tantangan ini, tim menggunakan pendekatan unik, mengandalkan data ozon yang dikumpulkan oleh pesawat komersial sebagai bagian dari program In-Service Aircraft for the Global Observing System (IAGOS) Eropa. "Data tersebut memberikan informasi yang agak regional, tetapi jika cukup banyak wilayah yang tercakup, kami bisa mendapatkan gambaran global," kata Gaudel lagi.
"Sejak 1994, IAGOS telah mengukur ozon di seluruh dunia menggunakan instrumen yang sama di setiap bidang, memberi kami pengukuran yang konsisten dari waktu ke waktu dan ruang dari permukaan Bumi ke troposfer atas," katanya lagi.
Dia menjelaskan, studi ozon sebelumnya berjuang untuk sepenuhnya memahami tren di Belahan Bumi Utara. Ini dikarenakan kurangnya stasiun pemantauan dan data satelit yang bertentangan.
"Kami menemukan selama upaya internasional sebelumnya yang disebut Laporan Penilaian Ozon Troposfer bahwa pengukuran satelit tidak menyetujui tanda perubahan ozon troposfer, kami tidak dapat mengatakan apakah ozon meningkat atau menurun dalam skala global selama 10 tahun terakhir. Itu mengkhawatirkan, mengingat dampak ozon terhadap iklim, kesehatan, dan vegetasi," kata Gaudel khawatir kepada Space.com.
Untuk menghindari tantangan ini, tim menggunakan pendekatan unik, mengandalkan data ozon yang dikumpulkan oleh pesawat komersial sebagai bagian dari program In-Service Aircraft for the Global Observing System (IAGOS) Eropa. "Data tersebut memberikan informasi yang agak regional, tetapi jika cukup banyak wilayah yang tercakup, kami bisa mendapatkan gambaran global," kata Gaudel lagi.
"Sejak 1994, IAGOS telah mengukur ozon di seluruh dunia menggunakan instrumen yang sama di setiap bidang, memberi kami pengukuran yang konsisten dari waktu ke waktu dan ruang dari permukaan Bumi ke troposfer atas," katanya lagi.
Lihat Juga :