Apakah Benar Yesus Lahir di Betlehem? Ilmuwan Temukan Fakta Baru
Senin, 23 Desember 2024 - 16:35 WIB
Berbicara kepada Daily Mail, sarjana Alkitab dan direktur eksekutif Institut Arkeologi Alkitab, Dr. Clyde Billington, mengatakan, "Betlehem di Yudea disebutkan dalam Matius, Lukas, dan Yohanes sebagai tempat kelahiran Kristus."
Dipercayai bahwa Injil Matius ditulis sekitar tahun 80 M, yaitu 50 tahun setelah kematian Yesus.
"Saya percaya, seperti kebanyakan cendekiawan Kristen, bahwa ketiga Injil ini ditulis pada Abad Pertama Masehi. Dengan demikian, identifikasi Betlehem di Yudea sebagai tempat kelahiran Kristus berasal dari masa-masa awal Gereja," kata Dr. Billington.
Dr Billington mengatakan bahwa berdasarkan bukti, ia "yakin bahwa Yesus Kristus lahir di Betlehem di Yudea."
Para peneliti berpendapat bahwa bukti arkeologis yang membuktikan bahwa Betlehem adalah tempat kelahiran Kristus masih sedikit. Akan tetapi, ada bukti yang membuktikan keberadaan tempat itu pada masa itu.
Pada tahun 1969, survei arkeologi di Betlehem menemukan berbagai potongan tembikar yang berasal dari Zaman Besi sekitar tahun 1000 hingga 586 SM.
Dipercayai bahwa Injil Matius ditulis sekitar tahun 80 M, yaitu 50 tahun setelah kematian Yesus.
"Saya percaya, seperti kebanyakan cendekiawan Kristen, bahwa ketiga Injil ini ditulis pada Abad Pertama Masehi. Dengan demikian, identifikasi Betlehem di Yudea sebagai tempat kelahiran Kristus berasal dari masa-masa awal Gereja," kata Dr. Billington.
Dr Billington mengatakan bahwa berdasarkan bukti, ia "yakin bahwa Yesus Kristus lahir di Betlehem di Yudea."
Para peneliti berpendapat bahwa bukti arkeologis yang membuktikan bahwa Betlehem adalah tempat kelahiran Kristus masih sedikit. Akan tetapi, ada bukti yang membuktikan keberadaan tempat itu pada masa itu.
Pada tahun 1969, survei arkeologi di Betlehem menemukan berbagai potongan tembikar yang berasal dari Zaman Besi sekitar tahun 1000 hingga 586 SM.
Lihat Juga :