Kebiasaan Umum saat Telepon Ini Dapat Memicu Kecemasan Mental
Minggu, 22 Desember 2024 - 08:02 WIB
Anak pengguna smartphone. FOTO/ CNET
LONDON - Para ahli telah mengungkapkan kebiasaan umum menggunakan telepon dapat menyebabkan orang cemas dan berdampak negatif pada kesehatan mental mereka.
BACA JUGA - 7 Rekomendasi HP China Rp2 Jutaan, Speknya Gahar Banget!
Di dunia saat ini, memiliki telepon pintar untuk bekerja dan satu lagi untuk keperluan pribadi sudah cukup umum, dan meskipun hal itu dapat membantu memisahkan kehidupan profesional dan sosial kita, para ahli mengatakan ada beberapa dampak negatifnya jika menyangkut kesejahteraan mental kita.
David Sheffield, seorang profesor psikologi di Universitas Derby, percaya bahwa memiliki dua perangkat dapat dikaitkan dengan kecemasan atau neurotisme, yang menurut Psychology Today didefinisikan sebagai "kecenderungan terhadap kecemasan, depresi, keraguan diri, dan perasaan negatif lainnya".
Berbicara kepada Daily Mail , Profesor Sheffield menjelaskan: "Jika Anda lebih neurotik, Anda mungkin lebih banyak menggunakan ponsel dan mungkin lebih khawatir tentang masa pakai baterai."
Dr Zaheer Hussain, dosen senior psikologi di Universitas Nottingham Trent, mengatakan: “Media sosial menyediakan konten secara terus-menerus, terkadang orang tanpa sadar menggulir konten karena kebiasaan yang sudah terbentuk.”
BACA JUGA - 7 Rekomendasi HP China Rp2 Jutaan, Speknya Gahar Banget!
Di dunia saat ini, memiliki telepon pintar untuk bekerja dan satu lagi untuk keperluan pribadi sudah cukup umum, dan meskipun hal itu dapat membantu memisahkan kehidupan profesional dan sosial kita, para ahli mengatakan ada beberapa dampak negatifnya jika menyangkut kesejahteraan mental kita.
David Sheffield, seorang profesor psikologi di Universitas Derby, percaya bahwa memiliki dua perangkat dapat dikaitkan dengan kecemasan atau neurotisme, yang menurut Psychology Today didefinisikan sebagai "kecenderungan terhadap kecemasan, depresi, keraguan diri, dan perasaan negatif lainnya".
Berbicara kepada Daily Mail , Profesor Sheffield menjelaskan: "Jika Anda lebih neurotik, Anda mungkin lebih banyak menggunakan ponsel dan mungkin lebih khawatir tentang masa pakai baterai."
Dr Zaheer Hussain, dosen senior psikologi di Universitas Nottingham Trent, mengatakan: “Media sosial menyediakan konten secara terus-menerus, terkadang orang tanpa sadar menggulir konten karena kebiasaan yang sudah terbentuk.”
Lihat Juga :