Cladosporium sphaerospermum: Jamur Ajaib yang Memakan Radiasi untuk Hidup

Senin, 16 Desember 2024 - 09:07 WIB
- Morfologi: Jamur ini membentuk koloni berwarna hijau kehitaman hingga coklat tua dengan tekstur beludru. Spora C. sphaerospermum berbentuk bulat hingga oval, berukuran kecil (2-3 μm), dan tersusun dalam rantai.

- Habitat: C. sphaerospermum dapat ditemukan di berbagai habitat, termasuk tanah, air, udara, tanaman, dan bahan organik yang membusuk. Di dalam ruangan, jamur ini sering ditemukan di kamar mandi, dapur, dan tempat-tempat lembap lainnya.

- Kondisi pertumbuhan: C. sphaerospermum mampu tumbuh pada rentang suhu yang luas (4-30°C) dan toleran terhadap kondisi lingkungan yang ekstrem, seperti kekeringan, salinitas tinggi, dan radiasi.

Kemampuan Radiotropik

Salah satu karakteristik paling menarik dari C. sphaerospermum adalah kemampuan radiotropiknya, yaitu kemampuan untuk menggunakan radiasi sebagai sumber energi. Fenomena ini pertama kali diamati setelah bencana Chernobyl pada tahun 1986, di mana C. sphaerospermum ditemukan tumbuh subur di daerah yang terkontaminasi radiasi.

Mekanisme Radiosintesis

Para ilmuwan percaya bahwa C. sphaerospermum melakukan radiosintesis, sebuah proses yang mirip dengan fotosintesis pada tumbuhan, tetapi menggunakan radiasi pengion sebagai pengganti cahaya matahari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!