Apakah Air Laut Bisa Mendidih? Fenomena Alam Ini Jawabannya

Minggu, 15 Desember 2024 - 20:08 WIB
Dijelaskan dia, suhu udara rata-rata global telah melonjak pada bulan Juni ke tingkat rekor baru tahun 2023 dan memanas dengan cepat. Suhu udara global telah jauh di atas rata-rata baseline sepanjang tahun.

Data dari Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA) menunjukkan, peringkat tahun ke tanggal untuk 2023 saat ini berada di urutan ke-4 di belakang 2016, 2017 dan 2020.

Sementara Mei, secara global adalah yang terpanas kedua atau ketiga dalam catatan. Namun, tergantung pada data set yang digunakan, data awal untuk Juni menunjukkan suhu udara dunia telah berada pada rekor tertinggi.

"Dalam peristiwa El Nino sedang hingga kuat, pada 2015, 2009, 1997, suhu tahunan akhirnya adalah 0,05-0,10C lebih hangat dari nilai Januari-Mei. Hasil serupa pada 2023 dan rekor 2016 dilampaui," jelasnya.

Dijelaskan dia, air lautan mendidih akibat naiknya suhu panas Bumi ini. Suhu udara mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, di mana data satelit menunjukkan suhu lautan global menjadi lebih hangat.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!