ByteDance Gugat Mantan Karyawan Magang Rp16,5 Miliar karena Merusak Proyek AI
Sabtu, 30 November 2024 - 21:51 WIB
Bulan lalu, ByteDance mengatakan kepada BBC dalam sebuah pernyataan bahwa mereka memecat Tian pada bulan Agustus dan bahwa dia adalah seorang karyawan magang di tim teknologi tetapi tidak bekerja di lab AI-nya.
Perusahaan menambahkan bahwa profil media sosialnya berisi ketidakakuratan. Profil LinkedIn Tian menyatakan bahwa dia telah menjadi karyawan magang penelitian di tim VC dan lab AI ByteDance sejak 2021.
Raksasa teknologi itu juga mengatakan dalam pernyataannya bulan lalu bahwa laporan tentang mantan karyawan magang yang menyebabkan kerusakan pada sekitar 8.000 chip spesialis, yang disebut GPU, dan mengakibatkan kerugian jutaan dolar terlalu dibesar-besarkan.
ByteDance mengoperasikan chatbot paling populer di China, Doubao, yang mirip dengan ChatGPT milik OpenAI.
Perusahaan menambahkan bahwa profil media sosialnya berisi ketidakakuratan. Profil LinkedIn Tian menyatakan bahwa dia telah menjadi karyawan magang penelitian di tim VC dan lab AI ByteDance sejak 2021.
Raksasa teknologi itu juga mengatakan dalam pernyataannya bulan lalu bahwa laporan tentang mantan karyawan magang yang menyebabkan kerusakan pada sekitar 8.000 chip spesialis, yang disebut GPU, dan mengakibatkan kerugian jutaan dolar terlalu dibesar-besarkan.
ByteDance mengoperasikan chatbot paling populer di China, Doubao, yang mirip dengan ChatGPT milik OpenAI.
TikTok menghadapi larangan AS
Di AS, ByteDance menghadapi tenggat waktu 19 Januari untuk melepaskan saham TikTok-nya kepada pembeli yang disetujui atau ditutup setelah Kongres mengesahkan undang-undang pada bulan April.Lihat Juga :