4 Suku Primitif di Hutan Amazon: Perjuangan untuk Bertahan Hidup di Tengah Ancaman Modernitas

Sabtu, 23 November 2024 - 08:59 WIB

3. Suku Piraha

Disebut sebagai "Orang Paling Bahagia di Dunia" oleh antropolog Daniel Everett yang telah meneliti dan hidup bersama mereka sejak tahun 1977.

Hidup bebas tanpa hierarki sosial dan hanya bekerja secukupnya untuk memenuhi kebutuhan pokok.

Tidak memiliki alfabet atau angka, berkomunikasi dengan suara, siulan, dan meniru suara hewan. Tidak mengenal konsep masa lalu dan masa depan, hanya hidup di "saat ini".

Baca Juga: Ilmuwan Ungkap Keberadaan Alam Roh di Pedalaman Hutan Amazon

4. Suku Mashco Piro

Hidup terisolasi di hutan Amazon Peru. Mulai sering muncul di bagian hulu Sungai Madre de Dios sejak tahun 2012 akibat penyempitan wilayah hidup mereka karena aktivitas ilegal seperti pertanian, penambangan, dan perdagangan narkoba.

Sering berkonflik dengan penduduk desa di seberang sungai. "Orang-orang ini cepat atau lambat akan muncul, mereka akan dihubungi satu per satu dalam 10 tahun ke depan," kata Jose Carlos Meirelles, yang telah bekerja untuk melindungi masyarakat adat di wilayah ini selama lebihdari40tahun.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!