Menggunakan Samsung DeX Nirkabel di Galaxy Note20 untuk Presentasi, Kolaborasi, dan Diskusi
Minggu, 30 Agustus 2020 - 23:32 WIB
Di Galaxy Note20, pengguna bisa menggunakan DeX secara nirkabel di smart TV yang sudah mendukung miracast.
JAKARTA - Samsung DeX sebenarnya bukan fitur baru. Sudah ada sejak 2017. Bisa berjalan di semua model flagship Samsung, mulai Galaxy S8/S8+, S20/S20+/S20 Ultra, hingga Galaxy Fold. Nah, khusus di Galaxy Note20/Note20 Ultra, fiturnya terus disempurnakan. Salah satunya adalah DeX nirkabel. Seperti apa? BACA JUGA: 10 Fitur Terbaik Samsung Notes di Galaxy Note20
Samsung DeX lahir sebagai konsep untuk membawa era baru komputasi desktop yang ditenagai smartphone. Konsep ini tentu wajar. Sebab kemampuan komputasi smartphone “zaman now” sudah sangat besar dan mumpuni. Sangat cukup untuk melakukan berbagai kegiatan komputasi berat yang biasa dilakukan di desktop PC.
Secara singkat, Samsung DeX di definisikan sebagai sebuah platform peranti lunak yang bisa mengoptimalkan smartphone/tablet untuk mendapatkan eksperiens ala desktop PC. Diawali pada awal 2017, mulanya Samsung DeX baru bisa di akses melalui aksesoris docking (DeX Station atau DeX Pad).
Kabel-kabeluntuk menghubungkanSamsung DeX dengan layar monitor eksternal.
Tapi, dengan merilis Galaxy Note9 pada Agustus 2018, Samsung menyederhanakan aksesoris docking menjadi kabel-kabel untuk menjalankan Samsung DeX. Misalnya kabel adapter DeX HDMI.
Hanya dengan menghubungkan ponsel Samsung ke sebuah layar monitor lewat kabel adapter itu, platform DeX bisa langsung menyala dan menghadirkan tampilan antarmuka seperti sebuah desktop.
BACA JUGA:Note-Sala-Bim, Mencoba Kemampuan Tongkat Sihir Galaxy Note20!
Selain ada fungsi-fungsi seperti ”drag-and-drop”, semua foto, video, file, bahkan aplikasi yang ada di smartphone juga dapat di akses di layar monitor itu.
Pada Agustus 2019, Samsung lantas mengenalkan DeX untuk komputer. Semudah menghubungkan ponsel ke PC atau Mac lewat kabel, maka fitur DeX aktif di laptop/desktop pengguna.
Samsung DeX lahir sebagai konsep untuk membawa era baru komputasi desktop yang ditenagai smartphone. Konsep ini tentu wajar. Sebab kemampuan komputasi smartphone “zaman now” sudah sangat besar dan mumpuni. Sangat cukup untuk melakukan berbagai kegiatan komputasi berat yang biasa dilakukan di desktop PC.
Secara singkat, Samsung DeX di definisikan sebagai sebuah platform peranti lunak yang bisa mengoptimalkan smartphone/tablet untuk mendapatkan eksperiens ala desktop PC. Diawali pada awal 2017, mulanya Samsung DeX baru bisa di akses melalui aksesoris docking (DeX Station atau DeX Pad).
Tapi, dengan merilis Galaxy Note9 pada Agustus 2018, Samsung menyederhanakan aksesoris docking menjadi kabel-kabel untuk menjalankan Samsung DeX. Misalnya kabel adapter DeX HDMI.
Hanya dengan menghubungkan ponsel Samsung ke sebuah layar monitor lewat kabel adapter itu, platform DeX bisa langsung menyala dan menghadirkan tampilan antarmuka seperti sebuah desktop.
BACA JUGA:Note-Sala-Bim, Mencoba Kemampuan Tongkat Sihir Galaxy Note20!
Selain ada fungsi-fungsi seperti ”drag-and-drop”, semua foto, video, file, bahkan aplikasi yang ada di smartphone juga dapat di akses di layar monitor itu.
Pada Agustus 2019, Samsung lantas mengenalkan DeX untuk komputer. Semudah menghubungkan ponsel ke PC atau Mac lewat kabel, maka fitur DeX aktif di laptop/desktop pengguna.
Lihat Juga :