AS Deteksi Teknologi Misterius China Bolak-balik dari Langit ke Bumi

Senin, 04 November 2024 - 18:58 WIB
Sang ahli astrofisika Jonathan McDowell dari Pusat Astrofisika Harvard-Smithsonian setelah melihat objek tersebut menulis di X, "Obyek ini bisa jadi penempatan subsatelit, atau bisa berupa perangkat keras yang dikeluarkan sebelum misi berakhir dan deorbit (pesawat luar angkasa pertama penerbangan melakukan hal serupa)."

Pesawat bernama Shenlong milik China diluncurkan pada Desember 2023 lalu. Pesawat ini beberapa kali terpantau melepaskan objek ke orbit sehingga membuat Angkatan Luar Angkasa AS memburunya.

China meluncurkan pesawat itu satu hari setelah Amerika Serikat membatalkan penerbangan pesawat mata-matanya pada 14 Desember 2023 lalu. Kepala Angkatan Luar Angkasa AS mengatakan bahwa ini bukan suatu kebetulan. “Mungkin bukan suatu kebetulan bahwa mereka mencoba menyamai kita dalam hal waktu dan urutan kejadian ini,” kata Jenderal Chance Saltzman, Kepala Operasi Angkatan Luar Angkasa.

China selama ini tetap merahasiakan keberadaan pesawat luar angkasanya. Mereka berdalih bahwa pesawat bertugas memberikan dukungan teknis untuk kepentingan ruang angkasa secara damai. “Setelah beroperasi di orbit selama jangka waktu tertentu, pesawat ruang angkasa eksperimental akan kembali ke lokasi pendaratan yang ditentukan di China,” tulis media pemerintah China, Xinhuanet.

Selama beberapa periode, pesawat tadi akan memverifikasi teknologi yang dapat digunakan kembali serta melakukan eksperimen sains luar angkasa sesuai rencana.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!