Starlink vs Qianfan: Duel Sengit AS-China Berebut Hegemoni Internet dan Ancaman Baru bagi Astronomi
Sabtu, 05 Oktober 2024 - 07:00 WIB
Jaringan satelit ini menawarkan akses internet broadband ke daerah-daerah terpencil dan pedesaan yang sebelumnya tidak terjangkau oleh infrastruktur internet konvensional.
Qianfan: Jawaban China untuk Starlink
Tidak mau kalah, China meluncurkan jawabannya sendiri dengan proyek Qianfan (atau dikenal juga sebagai G60). Dikembangkan oleh Shanghai Spacecom Satellite Technology (SSST), megakonstelasi ini direncanakan akan terdiri dari hampir 14.000 satelit yang akan menyediakan layanan internet dan multimedia ke seluruh dunia.Peluncuran 18 satelit pertama Qianfan pada Agustus 2024 menandai awal dari ambisi China untuk menyaingi dominasi Starlink.
Persaingan Hegemoni di Angkasa
Perlombaan antara Starlink dan Qianfan mencerminkan persaingan lebih luas antara AS dan China dalam memperebutkan hegemoni di berbagai bidang, termasuk teknologi dan ruang angkasa. Megakonstelasi satelit tidak hanya menawarkan potensi ekonomi yang besar, tetapi juga memiliki implikasi strategis dalam bidang militer dan keamanan nasional.Lihat Juga :