Mengenal EWS, Layanan Terbaru Kominfo untuk Peringatan Dini Bencana

Rabu, 02 Oktober 2024 - 08:35 WIB
Menteri Kominfo, Budi Arie Setiadi, meresmikan EWS di Kantor Kominfo, Selasa (1/10). Foto: Kominfo
JAKARTA - Ancaman bencana alam di Indonesia menjadi perhatian serius Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Menyikapi potensi gempa besar dan tsunami di zona Megathrust Selat Sunda dan Mentawai-Siberut, Kominfo meluncurkan Early Warning System (EWS), sebuah sistem peringatan dini bencana yang terintegrasi.



Menteri Kominfo, Budi Arie Setiadi, meresmikan EWS di Kantor Kominfo, Selasa (1/10). "Kesiapsiagaan adalah kunci menghadapi bencana. EWS mengintegrasikan sistem kebencanaan berbagai instansi, menyediakan informasi melalui telekomunikasi dan penyiaran," jelas Budi Arie.

EWS merupakan hasil kerjasama dengan pemerintah Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA). Sistem ini dihibahkan dalam bentuk Disaster Prevention Information System (DPIS) yang memberikan informasi bencana secara real-time kepada petugas lapangan.

DPIS telah terhubung dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), call center 112 di DKI Jakarta, Depok, Denpasar, dan Badung, serta TVRI dan RRI. Ke depannya, DPIS akan diintegrasikan dengan petugas dan relawan kebencanaan di berbagai instansi.

Bagaimana EWS Bekerja?

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!