Arkeolog Temukan Lukisan Kuno yang Membuktikan Keberadaan Ular Bertanduk
Rabu, 25 September 2024 - 15:40 WIB
Baca Juga: 7 Makhluk Mitologi Jepang yang Sering Muncul di Anime
Penemuan seni cadas yang berasal dari antara 1821 dan 1835 menambah kredibilitas legenda tersebut, karena lukisan tersebut lebih tua dari referensi formal pertama untuk dicynodont. Temuan itu bisa memberikan petunjuk lebih lanjut tentang seberapa terjalinnya ular bertanduk ini dengan budaya San asli Afrika Selatan.
Dalam studi yang diterbitkan di jurnal PLOS ONE, Julien Benoit dari University of the Witwatersrand mengonfirmasi seni cadas dari awal 1800-an menggambarkan seekor binatang bertaring, dan bahwa itu berada di samping fosil tetrapoda di sekitarnya. "Secara keseluruhan, ini menunjukkan kasus paleontologi pribumi," ujar Benoit.
Namun, dibutuhkan lebih dari sekadar lukisan berusia 200 tahun untuk mencocokkan sedikit fosil yang tidak diketahui dengan makhluk yang sudah lama punah saat ini. "Bukti etnografi, arkeologi, dan paleontologi konsisten dengan hipotesis bahwa panel Ular Bertanduk dapat saja menggambarkan dicynodont," tulis Benoit dalam studinya.
Baca Juga: Benarkah Makhluk Mitologi di Piramida Terinspirasi Fosil Dinosaurus?
Penemuan seni cadas yang berasal dari antara 1821 dan 1835 menambah kredibilitas legenda tersebut, karena lukisan tersebut lebih tua dari referensi formal pertama untuk dicynodont. Temuan itu bisa memberikan petunjuk lebih lanjut tentang seberapa terjalinnya ular bertanduk ini dengan budaya San asli Afrika Selatan.
Dalam studi yang diterbitkan di jurnal PLOS ONE, Julien Benoit dari University of the Witwatersrand mengonfirmasi seni cadas dari awal 1800-an menggambarkan seekor binatang bertaring, dan bahwa itu berada di samping fosil tetrapoda di sekitarnya. "Secara keseluruhan, ini menunjukkan kasus paleontologi pribumi," ujar Benoit.
Namun, dibutuhkan lebih dari sekadar lukisan berusia 200 tahun untuk mencocokkan sedikit fosil yang tidak diketahui dengan makhluk yang sudah lama punah saat ini. "Bukti etnografi, arkeologi, dan paleontologi konsisten dengan hipotesis bahwa panel Ular Bertanduk dapat saja menggambarkan dicynodont," tulis Benoit dalam studinya.
Baca Juga: Benarkah Makhluk Mitologi di Piramida Terinspirasi Fosil Dinosaurus?
Lihat Juga :