Arkeolog Temukan Lukisan Kuno yang Membuktikan Keberadaan Ular Bertanduk

Rabu, 25 September 2024 - 15:40 WIB
Lukisan dari batu di Afsel menggambarkan seekor ular bertanduk. Foto/Popular Mechanics
JAKARTA - Sebuah lukisan dari batu bergambar makhluk misterius berusia sekira 200 tahun ditemukan Afrika Selatan. Hasil karya seni tersebut menggambarkan seekor ular bertanduk yang kini sudah punah bernama dicynodont.

Popular Mechanics melansir, Rabu (25/9/2024) temuan tadi memerlihatkan gabungan seni dengan temuan fosil dan legenda lama dari orang San. Hal ini membuat para ilmuwan bersemangat untuk mengetahui apakah keberadaan ular bertanduk itu adalah kenyataan atau hanya legenda.



Ada sesuatu yang menarik bahkan menakutkan, tentang gambar ular bertanduk kuno yang berkeliaran di seluruh negeri. Berkat beberapa fosil dan legenda, pembicaraan tentang makhluk semacam itu bukanlah konsep baru. Tetapi penemuan baru-baru ini dari lukisan batu berusia 200 tahun yang ditemukan di Afrika Selatan membuat para ilmuwan berhipotesis makhluk kuno ini mungkin jauh lebih dari sekadar legenda.

Deskripsi ilmiah formal pertama dari ular bertanduk ini—diduga dari kelompok dicynodont—muncul pada 1845. Mengingat banyaknya fosil dicynodont yang ditemukan di Karoo Basin di Afrika Selatan, beberapa pihak berasumsi apakah ular bertanduk yang dianggap mitos ini berakar pada kenyataan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!