Arkeolog Yakin Makam Kaisar China Qin Shi Huang Sangat Mematikan

Selasa, 24 September 2024 - 11:22 WIB
"Para perajin diperintahkan untuk membuat busur silang dan anak panah yang siap ditembakkan kepada siapa pun yang memasuki makam. Merkuri digunakan untuk meniru ratusan sungai, Sungai Yangtze dan Sungai Kuning, dan laut besar, dan diatur agar mengalir secara mekanis," tambah sejarawan tersebut.

Para arkeolog meyakini bahwa jika busur silang yang diduga digunakan itu tidak berfungsi sekarang, masih ada kemungkinan merkuri cair merembes ke dalam celah-celah dan mengancam kehidupan.

"Merkuri yang sangat mudah menguap kemungkinan keluar melalui retakan yang terbentuk dalam struktur bangunan dari waktu ke waktu, dan penyelidikan kami mendukung catatan kronik kuno pada makam tersebut, yang diyakini tidak pernah dibuka/dijarah," menurut sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2020.

Oleh karena itu, para ilmuwan telah mempertimbangkan gagasan untuk menggunakan teknik non-invasif untuk membuka makam, namun, belum ada yang difinalisasi hingga kini.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!