Ternyata Panda Pernah Hidup di Eropa, tapi Tidak Makan Tumbuhan
Sabtu, 21 September 2024 - 18:00 WIB
Mereka menyimpulkan beruang dari Hammerschmiede tidak mengkhususkan diri pada tanaman keras, tidak seperti nenek moyang modernnya, tetapi juga tidak memakan daging secara eksklusif, seperti beruang kutub. Dengan demikian, K. beatrix memiliki diet yang jauh lebih mirip dengan beruang coklat modern, mengandung baik tumbuhan maupun hewan.
“Hasil-hasil ini penting bagi pemahaman kita tentang evolusi beruang dan perkembangan herbivori pada panda raksasa. Ternyata Kretzoiarctos beatrix, yang tertua dari panda adalah generalis. Spesialisasi dalam diet panda baru terjadi akhir-akhir ini dalam evolusinya,” kata Profesor Madelaine Böhme dari Pusat Evolusi Manusia dan Paleo-lingkungan Senckenberg di Universitas Tübingen dalam sebuah pernyataan dilanair dari IFL Science, Sabtu (21/9/2024).
Baca Juga: Mengenal 8 Spesies Beruang, Ternyata Ada Panda
Tim membuat penilaian ini berdasarkan analisis makro dan mikromorfologi gigi beruang. Pada tingkat makro, gigi K. beatrix cocok untuk berbagai jenis makanan, tetapi pada tingkat mikro mereka memiliki goresan dan lubang di permukaan yang menunjukkan bahwa mereka telah mengunyah bahan yang lebih keras, seperti tulang. Hal ini menunjukkan bahwa mereka melakukan diet yang lebih luas.
Böhme dan rekan-rekannya telah mempublikasikan hasil penelitian mereka dalam dua studi yang didasarkan pada kebiasaan diet dan kehidupan dari 28 spesies predator yang ditemukan di Hammerschmiede.
Pada 2019, situs ini menjadi terkenal ketika sisa-sisa kera besar berusia 11,5 juta tahun yang dikenal sebagai Danuvius guggenmosi ditemukan. Kera dari Miosen Tengah hingga Akhir ini sebagai spesies pertama yang telah beradaptasi untuk berjalan tegak.
Selama penggalian terbaru, tim Böhme menemukan 166 spesies fosil yang luar biasa di situs tersebut. “Ekosistem yang berkembang pesat seperti itu menawarkan kekayaan ceruk ekologis bagi spesies yang hidup di dalamnya. Ini berarti mereka bisa beradaptasi dengan lanskap sungai berhutan yang ada di wilayah tersebut pada saat itu,” ucap Böhme.
“Hasil-hasil ini penting bagi pemahaman kita tentang evolusi beruang dan perkembangan herbivori pada panda raksasa. Ternyata Kretzoiarctos beatrix, yang tertua dari panda adalah generalis. Spesialisasi dalam diet panda baru terjadi akhir-akhir ini dalam evolusinya,” kata Profesor Madelaine Böhme dari Pusat Evolusi Manusia dan Paleo-lingkungan Senckenberg di Universitas Tübingen dalam sebuah pernyataan dilanair dari IFL Science, Sabtu (21/9/2024).
Baca Juga: Mengenal 8 Spesies Beruang, Ternyata Ada Panda
Tim membuat penilaian ini berdasarkan analisis makro dan mikromorfologi gigi beruang. Pada tingkat makro, gigi K. beatrix cocok untuk berbagai jenis makanan, tetapi pada tingkat mikro mereka memiliki goresan dan lubang di permukaan yang menunjukkan bahwa mereka telah mengunyah bahan yang lebih keras, seperti tulang. Hal ini menunjukkan bahwa mereka melakukan diet yang lebih luas.
Böhme dan rekan-rekannya telah mempublikasikan hasil penelitian mereka dalam dua studi yang didasarkan pada kebiasaan diet dan kehidupan dari 28 spesies predator yang ditemukan di Hammerschmiede.
Pada 2019, situs ini menjadi terkenal ketika sisa-sisa kera besar berusia 11,5 juta tahun yang dikenal sebagai Danuvius guggenmosi ditemukan. Kera dari Miosen Tengah hingga Akhir ini sebagai spesies pertama yang telah beradaptasi untuk berjalan tegak.
Selama penggalian terbaru, tim Böhme menemukan 166 spesies fosil yang luar biasa di situs tersebut. “Ekosistem yang berkembang pesat seperti itu menawarkan kekayaan ceruk ekologis bagi spesies yang hidup di dalamnya. Ini berarti mereka bisa beradaptasi dengan lanskap sungai berhutan yang ada di wilayah tersebut pada saat itu,” ucap Böhme.
Lihat Juga :