Jejak Manusia Raksasa Terungkap di Ukiran Geoglyph Australia

Jum'at, 20 September 2024 - 21:23 WIB
Marree Man terletak di sebuah dataran tandus sekitar 60 kilometer di sebelah barat kota kecil Marree (berpenduduk sekitar 60 orang) di Australia Selatan. Pada 26 Juni 1998, seorang pilot sewaan bernama Trevor Wright sedang terbang antara Marree dan Coober Pedy ketika dia menemukan figur raksasa tersebut di bawahnya.

Geoglyph ini memiliki tinggi 4,2 kilometer dan perimeter 15 x 28 kilometer. Saat pertama kali ditemukan, garis-garisnya memiliki kedalaman 30 sentimeter dan lebar hingga 35 meter. Para ahli survei memperkirakan geoglyph ini dibuat menggunakan buldoser dan memerlukan waktu berminggu-minggu untuk menyelesaikannya.

Namun, tidak ada yang mengaku melihat atau mendengar proses pembuatannya. Hanya ada satu jalur yang menuju ke dan dari lokasi tersebut, tetapi tidak ada jejak kaki atau bekas ban yang terlihat. Penyelidikan polisi yang dilakukan pada saat itu pun tidak membuahkan hasil apa pun.

Tak lama setelah penemuan tersebut, beberapa siaran pers dikirim ke media oleh sumber anonim. Beberapa fitur dalam tulisan-tulisan tersebut mengindikasikan bahwa penulisnya mungkin berasal dari luar negeri.

Misalnya, surat itu menggunakan satuan ukuran seperti mil, yard, dan inci, yang bukan sistem metrik yang digunakan di Australia. Selain itu, beberapa frasa dan nama seperti “Queensland Barrier Reef” dan “local Indigenous Territories” bukanlah istilah yang umum digunakan oleh orang Australia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!