Rusia Otak di Belakang Kemajuan Sistem Kereta Canggih Iran
Kamis, 19 September 2024 - 08:41 WIB
Di sisi lain, CEO Russian Railways, Oleg Belozerov mengatakan bahwa dengan elektrifikasi yang dilakukan, maka secara otomatis akselerasi dan kecepatan si ular besi akan meningkat dan akan pula berdampak pada jumlah muatan yang diangkut.
“Meningkat empat kali lipat menjadi 10 juta ton per tahun,” terang Oleg. “Selain itu, elektrifikasi juga dapat berdampak pada peningkatan keamanan dan penekanan jumlah emisi ke lapisan atmosfer,” imbuhnya.
Dalam perjanjian kontrak kerja sama antara dua negara dalam mengembangkan proyek ini, tercantum pula sejumlah kelengkapan lain yang akan menunjang pengoperasiannya kelak, seperti desain, pembangunan gardu traksi, stasiun, terowongan, hingga pos jaga.
Iran juga menjalin kerjasama dengan negara-negara lain untuk memperkuat jaringan kereta apinya, termasuk dengan negara-negara di kawasan Asia Tengah dan Eropa.
Selain kereta jarak jauh, beberapa kota besar di Iran, seperti Teheran, juga telah mengembangkan sistem kereta api urban atau metro untuk mengatasi kemacetan lalu lintas dan meningkatkan transportasi publik.
“Meningkat empat kali lipat menjadi 10 juta ton per tahun,” terang Oleg. “Selain itu, elektrifikasi juga dapat berdampak pada peningkatan keamanan dan penekanan jumlah emisi ke lapisan atmosfer,” imbuhnya.
Dalam perjanjian kontrak kerja sama antara dua negara dalam mengembangkan proyek ini, tercantum pula sejumlah kelengkapan lain yang akan menunjang pengoperasiannya kelak, seperti desain, pembangunan gardu traksi, stasiun, terowongan, hingga pos jaga.
Iran juga menjalin kerjasama dengan negara-negara lain untuk memperkuat jaringan kereta apinya, termasuk dengan negara-negara di kawasan Asia Tengah dan Eropa.
Selain kereta jarak jauh, beberapa kota besar di Iran, seperti Teheran, juga telah mengembangkan sistem kereta api urban atau metro untuk mengatasi kemacetan lalu lintas dan meningkatkan transportasi publik.
(wbs)
Lihat Juga :