Perjalanan Batu Altar Stonehenge: Dari Wales ke Skotlandia, Misteri Belum Terpecahkan

Sabtu, 14 September 2024 - 07:16 WIB
"Misteri dari mana batu itu berasal menjadi semakin jelas saat kita mulai mengesampingkan daerah-daerah tertentu di timur laut Skotlandia," kata penulis utama studi Richard Bevins, profesor kehormatan di departemen geografi dan ilmu bumi di Universitas Aberystwyth Inggris, dalam sebuah pernyataan.

"Penelitian ini secara radikal mengubah pemikiran kita tentang asal-usul Batu Altar. Sungguh mendebarkan mengetahui bahwa analisis kimia dan pekerjaan penanggalan kita perlahan-lahan membuka misteri besar ini."

Menyusun Potongan Puzzle Kuno

Pembangunan Stonehenge: dimulai sejak 3000 SM dan berlangsung dalam beberapa fase. Batu Altar diyakini telah ditempatkan di dalam tapal kuda pusat selama fase konstruksi kedua sekitar 2620 SM hingga 2480 SM.

Jenis Batu di Stonehenge: Penelitian telah menunjukkan bahwa bluestones, sejenis batu pasir berbutir halus, dan balok batu pasir bersilifikasi yang disebut sarsen digunakan dalam pembangunan monumen tersebut.

Sarsen berasal dari West Woods dekat Marlborough, sekitar 25 kilometer jauhnya. Sementara beberapa bluestones berasal dari daerah Preseli Hills di Wales barat dan diperkirakan merupakan batu pertama yang ditempatkan di situs tersebut.

Keunikan Batu Altar

"Batu Altar bersifat anomali dalam banyak hal baik untuk bluestones maupun sarsen di Stonehenge," kata Bevins. "Batu ini terletak di posisi yang tidak biasa di monumen tersebut, menempati lokasi yang hampir berada di tengah dan tidak berada di dalam Lingkaran Bluestone maupun Tapal Kuda Bluestone. Batu ini juga merupakan batu pasir abu-abu-hijau, tidak seperti semua jenis batuan bluestone lainnya."

Mencari Jawaban di Skotlandia

Penemuan bahwa Wales tidak mungkin menjadi tempat asal Batu Altar mengubah arah penelitian Bevins.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!