Kehebatan Rudal Balistik Fath-360 Iran, Bikin Ukraina dan Sekutu Kalang Kabut
Kamis, 12 September 2024 - 07:32 WIB
Fath-360 adalah rudal balistik jarak dekat dengan hulu ledak 150 kilogram. Foto/Kyiv Independent
JAKARTA - Amerika Serikat betul-betul marah saat tahu Iran mengirim ratusan rudal ke Rusia. Rudal-rudal ini kabarnya ditukar dengan jet tempur SU-35 .
Kekhawatiran Amerika bersama negara-negara NATO lainnya cukup beralasan. Rudal-rudal yang dipasok Iran ke Rusia sungguh mengancam Ukraina. Dengan kemampuan senjata-senjata ini Rusia jadi sangat leluasa menghancurkan target-target vital musuhnya.
Kyiv Independent melaporkan, Kamis (12/9/2024) empat jenis rudal berbeda bisa jadi telah dipasok Iran ke Rusia. Yaitu dua jenis rudal jarak dekat, Ababil dan Fath-360, dan dua jenis jarak pendek, Fateh-110 dan Zolfaghar. Yang sudah terkonfirmasi Iran telah mengirimkan Fath-360 ke Rusia.
Fath-360 adalah rudal balistik jarak dekat dengan hulu ledak 150 kilogram. Seperti semua rudal balistik, mereka ditenagai oleh roket dan diluncurkan tinggi ke atmosfer sebelum melengkung kembali ke sasaran.
Baca Juga: Dehlavieh, Rudal Buatan Iran yang Dipakai Rusia Hancurkan Tank AS
Rudal ini hanya dipandu selama tahap awal peluncuran, sehingga dapat kurang akurat daripada rudal jelajah, tetapi memiliki keuntungan mencapai kecepatan yang sangat tinggi, kadang-kadang lebih dari 3.200 kilometer per jam saat mendekati sasaran. Soal daya ledaknya tak perlu diragukan.
Kekhawatiran Amerika bersama negara-negara NATO lainnya cukup beralasan. Rudal-rudal yang dipasok Iran ke Rusia sungguh mengancam Ukraina. Dengan kemampuan senjata-senjata ini Rusia jadi sangat leluasa menghancurkan target-target vital musuhnya.
Kyiv Independent melaporkan, Kamis (12/9/2024) empat jenis rudal berbeda bisa jadi telah dipasok Iran ke Rusia. Yaitu dua jenis rudal jarak dekat, Ababil dan Fath-360, dan dua jenis jarak pendek, Fateh-110 dan Zolfaghar. Yang sudah terkonfirmasi Iran telah mengirimkan Fath-360 ke Rusia.
Kehebatan Rudal Balistik Fath-360 Iran
Fath-360 adalah rudal balistik jarak dekat dengan hulu ledak 150 kilogram. Seperti semua rudal balistik, mereka ditenagai oleh roket dan diluncurkan tinggi ke atmosfer sebelum melengkung kembali ke sasaran.
Baca Juga: Dehlavieh, Rudal Buatan Iran yang Dipakai Rusia Hancurkan Tank AS
Rudal ini hanya dipandu selama tahap awal peluncuran, sehingga dapat kurang akurat daripada rudal jelajah, tetapi memiliki keuntungan mencapai kecepatan yang sangat tinggi, kadang-kadang lebih dari 3.200 kilometer per jam saat mendekati sasaran. Soal daya ledaknya tak perlu diragukan.
Bagaimana Rusia akan menggunakannya?
Lihat Juga :