3 Fakta Transportasi Umum di Wuhan yang Jauh Lebih Maju daripada di Amerika

Rabu, 11 September 2024 - 06:41 WIB
Wuhan telah menjadi rumah bagi salah satu jaringan mobil self-driving terbesar di dunia. Dengan lebih dari 500 taksi tanpa pengemudi yang dapat dipesan melalui aplikasi, kota ini telah membawa konsep futuristik menjadi kenyataan.

Sementara di Amerika Serikat, perusahaan seperti Waymo masih menguji coba teknologi self-driving di area terbatas, Wuhan telah mengoperasikan robotaksinya di wilayah seluas 3.000 kilometer persegi.

Ini mencakup lebih dari sepertiga dari total luas daratan Wuhan, termasuk sebagian kecil dari pusat kota. Sebagai perbandingan, Waymo, pemimpin di AS, hanya mencakup area seluas 816 kilometer persegi di Arizona.

2. Penggunaan Teknologi Cloud untuk Meningkatkan Efisiensi

Pemerintah Daerah Wuhan WMG dan Huawei telah mengembangkan cloud urban rail pertama di China pada jaringan multi-jalur kereta api. Ini menjadikan Wuhan sebagai kota model yang menampilkan transportasi umum berkualitas tinggi.

Wuhan Metro, sistem transportasi cepat di kota ini, telah memanfaatkan teknologi cloud untuk meningkatkan efisiensi dan pengalaman penumpang. Melalui kerjasama dengan Huawei, mereka telah membangun "cloud urban rail" pertama di China.

Teknologi ini memungkinkan mereka mengintegrasikan berbagai sistem layanan, mengurangi biaya konstruksi, dan meningkatkan pemanfaatan sumber daya.

Di Amerika Serikat, banyak sistem transportasi umum masih berjuang dengan infrastruktur yang ketinggalan zaman dan sistem yang terfragmentasi. Penerapan teknologi cloud seperti yang dilakukan di Wuhan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya operasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!