Profil Pavel Durov: Pengusaha Teknologi yang Gigih Memperjuangkan Kebebasan Berbicara

Rabu, 28 Agustus 2024 - 22:28 WIB

Tantangan dan Kontroversi

Rusia mulai memblokir Telegram pada 2018 setelah aplikasi tersebut menolak untuk mematuhi perintah pengadilan untuk memberikan akses layanan keamanan negara ke pesan terenkripsi penggunanya.

Tindakan tersebut memiliki sedikit efek pada ketersediaan Telegram di sana, tetapi memicu protes massal di Moskow dan kritik dari LSM.

Popularitas Telegram yang meningkat, mendorong pengawasan dari beberapa negara di Eropa, termasuk Prancis, mengenai masalah keamanan dan pelanggaran data.

Pada Mei 2024, regulator teknologi Uni Eropa mengatakan bahwa mereka melakukan penyelidikan terhadap Telegram.

Semangat Kebebasan Durov

“Saya lebih suka bebas daripada menerima perintah dari siapa pun," kata Durov kepada jurnalis AS Tucker Carlson pada April tentang kepergiannya dari Rusia.

Pencapaian Pavel Durov:

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!