Roket Mahal Boeing Terjebak di Luar Angkasa, Roket Murah SpaceX Berfungsi Sempurna

Jum'at, 16 Agustus 2024 - 19:00 WIB
Boeing awalnya berjanji bahwa Starliner akan siap pada 2017, namun misi berawak pertama baru diluncurkan pada Juni 2024.

Keterlambatan dan masalah teknis yang berkelanjutan menimbulkan beban finansial besar bagi perusahaan.

Masalah kontrol kualitas tidak hanya mempengaruhi kinerja Boeing di luar angkasa, tetapi juga pada usaha mereka yang lain, seperti pesawat penumpang 737 MAX.

Crew Dragon SpaceX: Perjalanan Mulus Tanpa Hambatan

Sebaliknya, Crew Dragon milik SpaceX telah mengangkut astronot tanpa masalah besar sejak 2020. NASA memberikan kontrak sebesar USD3,1 miliar kepada SpaceX untuk mengembangkan Crew Dragon, kurang dari setengah jumlah yang diberikan kepada Boeing.

Meskipun demikian, SpaceX telah menyelesaikan sembilan misi berawak untuk NASA dan mendapatkan perpanjangan kontrak untuk enam penerbangan tambahan.

NASA awalnya ingin agar dua perusahaan mengembangkan pesawat luar angkasa untuk misi astronot guna memastikan keandalan dan keselamatan. Sementara SpaceX telah memenuhi janjinya, Boeing masih berjuang mengatasi tantangan teknisnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!