Siap Hadirkan iPhone 16, Foxconn Tambah 50.000 Pekerja Baru
Minggu, 11 Agustus 2024 - 13:07 WIB
Periode Agustus hingga Desember dianggap sebagai musim puncak pengiriman iPhone, dan Apple telah menetapkan target pengiriman ambisius sebesar 90 juta unit untuk iPhone 16, meningkat 10 persen dari tahun sebelumnya. Berdasdarkan laporan Bloomberg, volume pengiriman iPhone 15 pada paruh kedua tahun lalu sekitar 81 juta unit.
Pabrik Foxconn di Zhengzhou dikenal sebagai basis produksi iPhone terbesar di dunia, dan banyaknya perekrutan baru-baru ini menggarisbawahi komitmen perusahaan untuk memenuhi target pengiriman Apple yang meningkat.
Langkah ini juga terjadi di tengah spekulasi bahwa Foxconn akan meninggalkan Tiongkok dan merelokasi fasilitas manufakturnya, namun hal ini dibantah oleh perusahaan tersebut. Pada 24 Juli, media asing besar melaporkan bahwa Foxconn akan membangun kantor pusat bisnis baru di Zhengzhou senilai sekitar 200 miliar won.
Sebagai informasi, Apple menempati peringkat pertama pasar ponsel pintar di China pada kuartal keempat tahun lalu. Tapi, mereka mengalami penurunan penjualan sebesar 19,1 persen pada kuartal pertama tahun ini, yang membuatnya turun ke posisi ketiga di belakang perusahaan lokal Vivo dan Honor.
Penurunan penjualan ini kemungkinan menambah tekanan pada Apple dan Foxconn untuk memastikan peluncuran yang sukses dan volume penjualan yang tinggi untuk iPhone 16. Peran Foxconn dalam manufaktur global, khususnya produksi produk Apple, sangatlah penting.
Sebagai penyedia jasa manufaktur elektronik terbesar di dunia dan perusahaan swasta terbesar di Tiongkok, operasi Foxconn berdampak signifikan terhadap rantai pasokan global.
Pabrik Foxconn di Zhengzhou dikenal sebagai basis produksi iPhone terbesar di dunia, dan banyaknya perekrutan baru-baru ini menggarisbawahi komitmen perusahaan untuk memenuhi target pengiriman Apple yang meningkat.
Langkah ini juga terjadi di tengah spekulasi bahwa Foxconn akan meninggalkan Tiongkok dan merelokasi fasilitas manufakturnya, namun hal ini dibantah oleh perusahaan tersebut. Pada 24 Juli, media asing besar melaporkan bahwa Foxconn akan membangun kantor pusat bisnis baru di Zhengzhou senilai sekitar 200 miliar won.
Sebagai informasi, Apple menempati peringkat pertama pasar ponsel pintar di China pada kuartal keempat tahun lalu. Tapi, mereka mengalami penurunan penjualan sebesar 19,1 persen pada kuartal pertama tahun ini, yang membuatnya turun ke posisi ketiga di belakang perusahaan lokal Vivo dan Honor.
Penurunan penjualan ini kemungkinan menambah tekanan pada Apple dan Foxconn untuk memastikan peluncuran yang sukses dan volume penjualan yang tinggi untuk iPhone 16. Peran Foxconn dalam manufaktur global, khususnya produksi produk Apple, sangatlah penting.
Sebagai penyedia jasa manufaktur elektronik terbesar di dunia dan perusahaan swasta terbesar di Tiongkok, operasi Foxconn berdampak signifikan terhadap rantai pasokan global.
Lihat Juga :