C-390 Millennium dari Brazil, Pesaing Berat C-130 Hercules Amerika!

Senin, 05 Agustus 2024 - 18:04 WIB
Varian terbarunya, C-130J Super Hercules, telah mencatat lebih dari 1 juta jam terbang untuk menjalankan misi tempur, kemanusiaan, operasi khusus, dan pengisian bahan bakar sejak mulai beroperasi pada akhir 1990-an.

Perkembangan dan Adopsi C-390

Akuisisi bersama C-390 oleh Belanda dan Austria terjadi setelah Korea Selatan — operator lama C-130 — menjadi pelanggan pertama Embraer di Asia tahun lalu.

Pada Desember 2024, Administrasi Program Akuisisi Pertahanan negara tersebut mengakuisisi tiga C-390 dalam kesepakatan senilai USD544 juta.

C-390 pertama kali memasuki Angkatan Udara Brasil pada 2019, kemudian bergabung dengan Angkatan Pertahanan Hongaria pada 2020 dan Angkatan Udara Portugis pada tahun 2023. Negara lain sejak itu mengincar C-390, termasuk Swedia, Mesir, India, dan Singapura.

Sebaliknya, lebih dari 2.500 pesawat C-130 telah dipesan atau dikirim ke 63 negara hingga saat ini, menurut Lockheed Martin, dan 70 negara diketahui mengoperasikannya, termasuk Kanada, Inggris, Jepang, dan Israel.

Pengembangan C-390 pertama kali dimulai pada akhir 2000-an setelah Embraer dikontrak untuk mengembangkan dua prototipe pesawat angkut berukuran sedang.

Baca Juga: 3 Keunggulan C-130J-30 Super Hercules, Pesawat Indonesia yang Akan Terbang ke Gaza

Dalam upaya ketiganya untuk membangun pesawat, produksi pertama C-390 melakukan penerbangan perdananya pada Oktober 2018. Angkatan Udara Brasil menerima C-390 pertamanya pada September 2019, dan dua bulan kemudian, pesawat kargo tersebut memulai debutnya di Dubai Airshow, memasuki pasar global dengan nama baru: C-390 Millenium.

Armada C-390 yang saat ini beroperasi telah menyelesaikan lebih dari 13.000jamterbang.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!