Twitter Buka Akses Data Percakapan Covid-19 untuk Peneliti dan Pengembang

Sabtu, 02 Mei 2020 - 00:01 WIB
Twitter telah membuat formulir aplikasi mandiri untuk pengembang dan peneliti yang ingin mengakses data tersebut. Twitter menekankan bahwa mereka hanya akan mempertimbangkan aplikasi yang ingin "mendukung kepentingan publik,", demikian tulis Twitter dalam blog resminya dikutip dari Venture Beat, Jumat (1/5/2020).

Masih terlalu dini untuk mengatakan perkembangan spesifik apa yang akan muncul dari ini, tetapi data mungkin dapat digunakan untuk membuat aplikasi baru.

Langkah ini mencerminkan inisiatif industri teknologi untuk penanganan COVID-19 dengan memanfaatkan data.

Tak hanya Twitter, sebelumnya Google merilis data lokasi untuk menunjukkan apakah lockdown untuk pencegahan corona virus berfungsi. Sementara Facebook menerbitkan peta gejala COVID-19 seperti yang dilaporkan oleh para penggunanya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!