Setelah Elon Musk, Perusahaan Teknologi AS Tarik Iklan Imbas Parodi Perjamuan Terakhir

Senin, 29 Juli 2024 - 20:10 WIB
Baca Juga: Arkeolog Klaim Semakin Dekat dengan Lokasi Perjamuan Terakhir Yesus

Sementara itu, panitia Olimpiade pada Minggu (28/7) merilis pernyataan meminta maaf kepada umat Katolik dan kelompok Kristen lainnya yang marah atas parodi Perjamuan Terakhir pada upacara pembukaan.

"Jelas tidak ada niat untuk menunjukkan rasa tidak hormat kepada kelompok agama mana pun. (Upacara pembukaan) mencoba merayakan toleransi komunitas. Kami percaya ini tercapai. Jika ada orang yang tersinggung, kami benar-benar minta maaf," kata juru bicara Paris 2024 Anne Descamps dalam konferensi pers.

Segmen khusus upacara pembukaan tersebut bertujuan menjadi momen besar untuk representasi queer dan drag. Namun, ketika para pemain berkumpul di meja dengan latar belakang Sungai Seine dan berpose seperti Yesus dan 12 Rasul dalam lukisan karya Leonardo da Vinci, hal itu tampak tidak menyenangkan dan tidak tulus.

Thomas Jolly, direktur artistik upacara pembukaan, membela produksi tersebut sebagai simbol inklusi. "Subjek kami bukan untuk menjadi subversif. Kami tidak pernah ingin menjadi subversif. Kami ingin berbicara tentang keragaman. Keragaman berarti bersama," kata Jolly.

Baca Juga: Film Perjamuan Iblis Terinspirasi Lukisan Leonardo Da Vinci 1498
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!