Astrofotografer Tangkap Ejeksi Plasma Spektakuler Matahari ke Merkurius

Jum'at, 19 Juli 2024 - 14:12 WIB
Tidak semua suar, bahkan tidak semua suar besar, menghasilkan CME, yang membuat aktivitas matahari sulit diprediksi. Ketika CME terjadi, partikel bermuatan yang dilepaskan dari Matahari, jika diarahkan ke Bumi, akan disalurkan oleh magnetosfer ke kutub, di mana mereka akan mengionisasi atom dan melepaskan cahaya saat mereka kembali ke keadaan dasar.

Merkurius tidak memiliki atmosfer, jadi diyakini bahwa tidak ada hal signifikan yang akan terjadi jika CME menghantamnya.

Namun, setahun yang lalu, bukti menunjukkan bahwa Merkurius mungkin melakukan sesuatu yang sama spektakulernya dengan aurora bagi siapa pun yang dapat melihat dalam sinar-X. Elektron CME menghantam permukaan tanpa hambatan, menyebabkan batuan berpendar pada panjang gelombang sinar-X, setelah menekan magnetosfer Merkurius.

Peristiwa ini adalah pengingat akan kekuatan luar biasa dari Matahari dan dampak yang dapat ditimbulkannya pada planet-planet di sekitarnya. Ini juga merupakan bukti penting tentang bagaimana Merkurius, meskipun tidak memiliki atmosfer, masih bereaksi terhadap lingkungan luar angkasa yang dinamis.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!