10 Miliar Kata Sandi Bocor, Ini 7 Cara untuk Mencegah Data Tetap Aman

Sabtu, 13 Juli 2024 - 08:12 WIB

5. Jangan lupakan autentikasi dua faktor

Survei terbaru Kaspersky mengungkapkan betapa mudahnya akun disusupi tanpa kata sandi yang kuat dan perlindungan berapis seperti 2FA. Untuk melindungi akun dari akses tidak sah, sangat disarankan untuk menyiapkan 2FA. Hal ini dapat dilakukan dengan menerima konfirmasi melalui SMS, email, atau menggunakan aplikasi autentikasi atau pengelola kata sandi yang menghasilkan kode satu kali.

6. Tutup akun yang tidak digunakan dengan aman

Jika terdapat layanan yang lama tidak digunakan, sesaat setelah kebocoran data, disarankan untuk menghapus akun dan meminta penghapusan data secara lengkap melalui dukungan teknis atau alamat di Kebijakan Privasi. Langkah ini, yang sering kali diuraikan di bagian "Hak Anda"/"Your Rights" pada layanan yang sah.

Baca Juga: Server PDN Gunakan Password Admin#1234, Ahli Ungkap Cara Bikin Password Aman

7. Hanya membagikan informasi pribadi penting online secara minimum

Karena kebocoran layanan besar-besaran sering terjadi, disarankan untuk meminimalkan informasi yang diberikan ke suatu layanan. Saat Anda mendaftar, tidak perlu menggunakan alamat email utama: substitusi otomatis dapat digunakan. Selain itu, jika tidak diperlukan, hilangkan nama asli dan alamattempattinggal.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!