Gara-gara Popularitas Kecerdasan Buatan, Samsung Berharap Cuan 15 Kali Lipat
Rabu, 10 Juli 2024 - 13:00 WIB
Booming AI diperkirakan akan terus berlanjut dalam beberapa tahun mendatang, yang berarti permintaan chip AI juga akan tetap tinggi. Foto: Sindonews/Danang Arradian
JAKARTA - Samsung Electronics, raksasa teknologi asal Korea Selatan, memperkirakan laba mereka untuk kuartal kedua 2024 (April-Juni) akan melonjak 15 kali lipat dibanding periode yang sama tahun lalu.
Lonjakan ini didorong oleh booming kecerdasan buatan (AI) yang telah meningkatkan harga chip canggih, produk utama Samsung.
Hal itu juga mendorong saham Samsung naik lebih dari 2% pada awal perdagangan di Seoul. Sebelumnya, Samsung juga melaporkan peningkatan laba lebih dari 10 kali lipat untuk kuartal pertama tahun ini.
Marc Einstein, kepala analis di perusahaan riset dan konsultasi ITR Corporation yang berbasis di Tokyo, menjelaskan bahwa saat ini terjadi lonjakan permintaan chip AI untuk pusat data dan smartphone.
Lonjakan ini didorong oleh booming kecerdasan buatan (AI) yang telah meningkatkan harga chip canggih, produk utama Samsung.
Hal itu juga mendorong saham Samsung naik lebih dari 2% pada awal perdagangan di Seoul. Sebelumnya, Samsung juga melaporkan peningkatan laba lebih dari 10 kali lipat untuk kuartal pertama tahun ini.
Ledakan Permintaan Chip AI
Dalam kuartal kedua, Samsung memproyeksikan laba akan mencapai 10,4 triliun won (USD7,54 miliar), jauh melampaui perkiraan analis sebesar 8,8 triliun won menurut LSEG SmartEstimate.Marc Einstein, kepala analis di perusahaan riset dan konsultasi ITR Corporation yang berbasis di Tokyo, menjelaskan bahwa saat ini terjadi lonjakan permintaan chip AI untuk pusat data dan smartphone.
Optimisme Pasar AI
Lihat Juga :