Struktur Aneh Berbentuk Huruf Ditemukan di Lapisan Atmosfer Bumi
Selasa, 02 Juli 2024 - 15:13 WIB
Struktur ini terkait dengan fenomena puncak dan gelembung yang sudah diketahui di ionosfer, tempat di mana plasma lebih terkonsentrasi dibandingkan area lain.
Struktur berbentuk X telah diamati sebelumnya dan diyakini sebagai hasil penggabungan puncak-puncak yang disebabkan oleh aktivitas kuat, seperti letusan gunung berapi besar atau peningkatan angin matahari (aliran partikel bermuatan dari Matahari) setelah semburan matahari atau pelepasan massa koronal. Namun, GOLD menunjukkan bahwa formasi berbentuk X ini juga dapat terjadi selama periode tenang.
"Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa penggabungan hanya terjadi selama kondisi geomagnetik terganggu - ini adalah fitur yang tidak terduga selama kondisi geomagnetik tenang," kata penulis utama Fazlul Laskar, dari Laboratorium Fisika Atmosfer dan Luar Angkasa (LASP) Universitas Colorado, dalam sebuah pernyataan seperti dilansir dari IFL Science, Selasa (2/7/2024).
Kehadiran formasi berbentuk X pada periode tenang menunjukkan bahwa ada proses lain yang terjadi. Model komputer menunjukkan bahwa pengadukan di atmosfer bagian bawah dapat menurunkan sebagian plasma, sehingga menyebabkan penggabungan puncak-puncak menjadi bentuk X bahkan ketika tidak ada gangguan besar.
"Bentuk X ini aneh karena menunjukkan bahwa ada faktor pendorong yang jauh lebih terlokalisasi," jelas Jeffrey Klenzing, ilmuwan di Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA.
Struktur berbentuk X telah diamati sebelumnya dan diyakini sebagai hasil penggabungan puncak-puncak yang disebabkan oleh aktivitas kuat, seperti letusan gunung berapi besar atau peningkatan angin matahari (aliran partikel bermuatan dari Matahari) setelah semburan matahari atau pelepasan massa koronal. Namun, GOLD menunjukkan bahwa formasi berbentuk X ini juga dapat terjadi selama periode tenang.
"Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa penggabungan hanya terjadi selama kondisi geomagnetik terganggu - ini adalah fitur yang tidak terduga selama kondisi geomagnetik tenang," kata penulis utama Fazlul Laskar, dari Laboratorium Fisika Atmosfer dan Luar Angkasa (LASP) Universitas Colorado, dalam sebuah pernyataan seperti dilansir dari IFL Science, Selasa (2/7/2024).
Kehadiran formasi berbentuk X pada periode tenang menunjukkan bahwa ada proses lain yang terjadi. Model komputer menunjukkan bahwa pengadukan di atmosfer bagian bawah dapat menurunkan sebagian plasma, sehingga menyebabkan penggabungan puncak-puncak menjadi bentuk X bahkan ketika tidak ada gangguan besar.
"Bentuk X ini aneh karena menunjukkan bahwa ada faktor pendorong yang jauh lebih terlokalisasi," jelas Jeffrey Klenzing, ilmuwan di Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA.
Lihat Juga :