Perubahan Iklim Memperparah Penyebaran Flu Burung di Seluruh Dunia

Minggu, 23 Juni 2024 - 10:55 WIB
Fakta yang memprihatinkan adalah bahwa unggas air yang terinfeksi H5N1 seringkali tidak menunjukkan gejala. Hal ini memungkinkan mereka untuk membawa dan menyebarkan virus ke spesies lain, termasuk mamalia, di sepanjang jalur migrasi mereka. Pergerakan global unggas air ini memungkinkan penyakit ini untuk menyebar dengan cepat, dan virus terus beradaptasi, meningkatkan genetika dan virulensinya.

Para ilmuwan percaya bahwa perubahan iklim memainkan peran penting dalam penyebaran flu burung yang belum pernah terjadi sebelumnya ini.

Perubahan pola cuaca telah menyebabkan pergeseran rute migrasi burung, membawa mereka ke daerah baru dan meningkatkan kontak mereka dengan spesies lain.

Kenaikan permukaan laut juga menyebabkan hilangnya habitat alami burung, memaksanya untuk berkumpul di area yang lebih kecil dan meningkatkan risiko penularan virus.

Kombinasi faktor-faktor ini menciptakan badai sempurna untuk penyebaran flu burung. Penting untuk dicatat bahwa manusia juga dapat tertular flu burung melalui kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi atau melalui paparan sekresi mereka yang terkontaminasi.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!