Mengapa Buku Punya Aroma Khas? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Kamis, 06 Juni 2024 - 12:21 WIB
Seiring bertambahnya usia buku, senyawa kimia yang digunakan seperti lem, kertas, tinta, mulai terurai. (Foto: iNews)
JAKARTA - Buku memiliki aroma khas. Bau khusus ini akan tercium begitu segel kertas buku baru dari plastik dibuka. Aroma ini akan semakin kuat saat halaman buku dibuka satu per satu. Bau khas juga akan muncul pada buku-buku yang sudah lama.
Aroma khas buku membuat sebagian orang penasaran dari mana asalnya. Akun X @wennyreads mencoba membagikan alasan mengapa buku memiliki aroma khas.
"Kertas berasal dari kayu yang dilumat jadi bubur untuk kemudian dicetak dan dipres hingga menjadi lembaran. Karena itulah, kertas sebagai bahan baku buku juga memiliki sifat (termasuk beberapa senyawa kimia) yang sama dengan kayu," tulis @wennyreads dalam keterangan unggahannya.
Dijelaskannya, dari sekian banyak senyawa kimia yang ada di kayu dan kertas, ada dua senyawa, yaitu selulosa dan lignin. Senyawa selulosa sangat kompleks sehingga terdapat lignin sebagai pengikat senyawa agar kayu bisa berdiri kokoh.
Baca Juga: Suka Bikin Nostalgia, Ini Potret Aroma dari Buku hingga Film
Melansir Pew Research Center, seiring bertambahnya usia buku , senyawa kimia yang digunakan, seperti lem, kertas, tinta, mulai terurai. Saat seluruh kimia bersatu, mereka melepaskan senyawa yang mudah menguap yang mengeluarkan aroma khas. Aroma yang umum pada buku-buku tua, menurut International League for Antiquarian Bookseller, adalah aroma vanila.
Aroma khas buku membuat sebagian orang penasaran dari mana asalnya. Akun X @wennyreads mencoba membagikan alasan mengapa buku memiliki aroma khas.
"Kertas berasal dari kayu yang dilumat jadi bubur untuk kemudian dicetak dan dipres hingga menjadi lembaran. Karena itulah, kertas sebagai bahan baku buku juga memiliki sifat (termasuk beberapa senyawa kimia) yang sama dengan kayu," tulis @wennyreads dalam keterangan unggahannya.
Dijelaskannya, dari sekian banyak senyawa kimia yang ada di kayu dan kertas, ada dua senyawa, yaitu selulosa dan lignin. Senyawa selulosa sangat kompleks sehingga terdapat lignin sebagai pengikat senyawa agar kayu bisa berdiri kokoh.
Baca Juga: Suka Bikin Nostalgia, Ini Potret Aroma dari Buku hingga Film
Melansir Pew Research Center, seiring bertambahnya usia buku , senyawa kimia yang digunakan, seperti lem, kertas, tinta, mulai terurai. Saat seluruh kimia bersatu, mereka melepaskan senyawa yang mudah menguap yang mengeluarkan aroma khas. Aroma yang umum pada buku-buku tua, menurut International League for Antiquarian Bookseller, adalah aroma vanila.
Lihat Juga :