Bikin Israel Kelimpungan, Ini Deretan Persenjataan Mematikan Hizbullah
Rabu, 05 Juni 2024 - 20:13 WIB
Para pejuang Hizbullah sukses membuat militer Israel kelimpungan. (Foto: AFP)
JAKARTA - Para pejuang Hizbullah sukses membuat militer Israel kelimpungan. Betapa tidak, akhir-akhir ini mereka berhasil menembak jatuh drone-drone canggih bernilai fantastis milik Israel. Di sisi lain, drone-drone kamikaze Hizbullah serta roket-roketnya mampu menembus pertahanan udara Israel sehingga memasuki wilayah negara zionis tersebut.
Tercatat, dua drone senilai Rp97 miliar Hermes-900 milik Israel berhasil ditembak jatuh di atas kota Deir Kifa, Lebanon Selatan pada Sabtu 1 Juni 2024 lalu dan 6 April 2024. Kemudian, Hizbullah juga sukses menembak jatuh drone Hermes 450 seharga USD2 juta per unit di Lebanon selatan pada akhir Februari lalu.
Salah satu rudal anti-pesawat milik Hizbullah juga berhasil menghindari rudal David's Sling Israel yang ditembakkan untuk mencoba mencegat proyektil tersebut. Selanjutnya pada Februari 2024, Hizbullah juga sukses membajak dan menyita drone pengintai Skylark Israel.
Tak hanya sukses menaklukkan drone-drone canggih Israel, drone Hizbullah juga tercatat mampu menembus wilayah Galilee Panhandle di Israel utara dan mengakibatkan kebakaran hebat.
Singkat kata, kekuatan Hizbullah yang disokong Iran tak bisa dipandang sebelah mata. Aksi protes mereka atas kekejian Israel terhadap warga Palestina di Gaza dan Rafah diwujudkan dalam bentuk nyata. Pada pekan ini, Hizbullah kembali mengeluarkan peringatan kepada Israel terkait konflik yang sedang berlangsung di Gaza. Wakil komandan militer kelompok tersebut, Naim Qassem, menyatakan siap untuk terlibat dalam konflik skala penuh jika diperlukan.
Baca Juga: Mengenal Quadcopter, Drone Israel yang Dibekali Senapan seperti Sniper
Dilansir dari News Week, Kelompok militan Hizbullah muncul selama perang saudara Lebanon pada tahun 1980-an. Kelompok ini awalnya dibentuk sebagai respons terhadap pendudukan Israel. Israel menduduki Lebanon Selatan selama beberapa dekade hingga militer Israel mundur pada tahun 2000.
Tercatat, dua drone senilai Rp97 miliar Hermes-900 milik Israel berhasil ditembak jatuh di atas kota Deir Kifa, Lebanon Selatan pada Sabtu 1 Juni 2024 lalu dan 6 April 2024. Kemudian, Hizbullah juga sukses menembak jatuh drone Hermes 450 seharga USD2 juta per unit di Lebanon selatan pada akhir Februari lalu.
Salah satu rudal anti-pesawat milik Hizbullah juga berhasil menghindari rudal David's Sling Israel yang ditembakkan untuk mencoba mencegat proyektil tersebut. Selanjutnya pada Februari 2024, Hizbullah juga sukses membajak dan menyita drone pengintai Skylark Israel.
Tak hanya sukses menaklukkan drone-drone canggih Israel, drone Hizbullah juga tercatat mampu menembus wilayah Galilee Panhandle di Israel utara dan mengakibatkan kebakaran hebat.
Singkat kata, kekuatan Hizbullah yang disokong Iran tak bisa dipandang sebelah mata. Aksi protes mereka atas kekejian Israel terhadap warga Palestina di Gaza dan Rafah diwujudkan dalam bentuk nyata. Pada pekan ini, Hizbullah kembali mengeluarkan peringatan kepada Israel terkait konflik yang sedang berlangsung di Gaza. Wakil komandan militer kelompok tersebut, Naim Qassem, menyatakan siap untuk terlibat dalam konflik skala penuh jika diperlukan.
Baca Juga: Mengenal Quadcopter, Drone Israel yang Dibekali Senapan seperti Sniper
SejarahHizbullah
Dilansir dari News Week, Kelompok militan Hizbullah muncul selama perang saudara Lebanon pada tahun 1980-an. Kelompok ini awalnya dibentuk sebagai respons terhadap pendudukan Israel. Israel menduduki Lebanon Selatan selama beberapa dekade hingga militer Israel mundur pada tahun 2000.
Lihat Juga :