Fenomena Aneh saat Letusan Dahsyat Gunung Kilauea pada 2018 Terkuak

Jum'at, 31 Mei 2024 - 19:15 WIB
Para ilmuwan, termasuk ahli vulkanologi Leif Karlstrom dari Universitas Oregon, dibuat bingung oleh fenomena ini. "Biasanya, letusan gunung berapi tidak terjadi secara teratur," jelas Karlstrom.

Letusan gunung berapi umumnya dipicu oleh tekanan dari magma yang naik, uap air tanah, atau kombinasi keduanya. Namun, letusan Kilauea tidak menunjukkan tanda-tanda adanya mekanisme ini.

Pada tahun 2019, dua ahli vulkanologi mengajukan teori baru: letusan di sepanjang zona keretakan timur Kilauea, yang dialiri oleh sungai lava bawah tanah, mungkin dipicu oleh mekanisme "roket hentakan".

David Shelly dan Weston Thelen dari Survei Geologi AS (USGS) menjelaskan bahwa dalam kasus Kilauea, "penghentakan" terjadi ketika tanah di atas ruang lava runtuh.

Hal ini menyebabkan gas, batu, dan lava terdorong keluar dari kedalaman, mendorong udara ke dalam tabung dan melontarkan material keluar bagaikan roket.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!