Sistem Pertahanan Militer Israel Diserang Habis-habisan Hacker

Senin, 22 April 2024 - 07:50 WIB
Namun, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) membantah serangan siber berskala besar tersebut dan mengklaim bahwa para peretas telah melancarkan 'perang psikologis' terhadap mereka.

Sebelumnya, Anonymous sempat mengungkap insiden peretasan yang dilakukan terhadap Kementerian Kehakiman Tel Aviv dan memperoleh sebanyak delapan juta file data berukuran hingga 300 gigabyte.

Awal bulan lalu, peretas yang dijuluki NetHunter juga melancarkan serangan dunia maya terhadap Kementerian Urusan Militer dan mengancam akan menjual data rahasia yang dicuri kecuali Israel membebaskan ratusan tahanan Palestina.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!