Benarkah Laki-Laki Lebih Jago Navigasi ketimbang Wanita?

Sabtu, 20 April 2024 - 21:00 WIB
Pertimbangan terkini mengenai peran genetika dalam navigasi menyoroti pentingnya lingkungan seseorang. Pada 2020, Margherita Maranchini, psikolog perkembangan di Queen Mary University of London, dan rekan-rekannya menyelidiki kinerja lebih dari 2.600 anak kembar identik dan non-identik saat menjelajahi lingkungan virtual.

Mereka membandingkan dan menguji lebih untuk menentukan apakah kemampuan navigasi diturunkan dalam keluarga. Mereka mendapati hal ini benar, namun dalam skala kecil. Sebaliknya, apa yang para ahli genetika sebut sebagai “aktor lingkungan yang tidak dimiliki bersama” – yaitu pengalaman unik yang diperoleh setiap orang sepanjang hidup mereka – terutama berkontribusi terhadap kinerja manusia. Navigator yang baik sepertinya diciptakan, bukan dilahirkan.

Eksperimen luar biasa berskala besar yang dipimpin oleh ahli saraf kognitif Hugo Spires di University College London telah memberikan para peneliti wawasan tentang bagaimana pengalaman dan faktor budaya lainnya memengaruhi kemampuan orientasi.

Ada pula Spires dan rekan-rekannya bekerja sama dengan operator T-Mobile untuk menciptakan Sea Hero Quest, sebuah permainan untuk ponsel dan tablet. Para pemain menavigasi perahu melalui lingkungan virtual untuk menemukan serangkaian pos pemeriksaan. Aplikasi game tersebut meminta pemaim untuk memberikan informasi demografi dasar, dan sekitar 4 juta orang di seluruh dunia melakukannya.

Baca Juga: 5 Aplikasi Navigasi Digital Biar Engga Nyasar Saat Liburan

Hasilnya menunjukkan bahwa pengalaman hidup seseorang sangat penting dalam menentukan seberapa baik mereka mengatasinya. Hal ini menunjukkan hal ini mungkin menjadi salah satu faktornya. Faktanya, pengalaman ini mungkin menjadi dasar bagi salah satu temuan dan stereotip paling konsisten dalam navigasi bahwa laki-laki cenderung berkinerja lebih baik daripada perempuan. Ternyata perbedaan gender ini lebih disebabkan oleh budaya dan pengalaman dibandingkan kemampuan bawaan.

Misalnya, di negara-negara Nordik, yang memiliki kesetaraan gender paling tinggi, terdapat sedikit perbedaan gender dalam navigasi. Sebaliknya, di negara-negara Nordik, yang memiliki kesetaraan gender terbanyak, terdapat sedikit perbedaan gender dalam navigasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!