Israel Diduga Gunakan WhatsApp untuk Menargetkan Warga Palestina

Sabtu, 20 April 2024 - 16:27 WIB
Baca Juga: Lavender, Mesin AI Pemandu Militer Israel Membantai 33.000 Warga Gaza

“Detail yang sedikit dibahas dalam artikel Lavender AI adalah bahwa Israel membunuh orang karena berada di grup WhatsApp yang sama dengan tersangka militan. Ada banyak yang salah dengan hal ini,” tulis Bigger.

Dia menjelaskan bahwa pengguna sering kali berada dalam kelompok dengan orang asing atau kenalan. Biggar juga menduga perusahaan induk WhatsApp, Meta, mungkin terlibat, baik secara sadar atau tidak, dalam operasi ini.

Dia menuduh Meta berpotensi melanggar hukum humaniter internasional dan komitmennya terhadap hak asasi manusia, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang klaim privasi dan enkripsi layanan pesan WhatsApp.

Baca Juga: Terungkap, Gaza Jadi Kelinci Percobaan Perang AI Pertama Israel
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!